Perawat Rumah Sakit Suntikkan Cairan Infus Kedaluwarsa ke Bocah 4 Tahun, Orang Tua Pasien Murka


Foto: ILUSTRASI cairan infus. Seorang oknum perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang diduga sengaja menyuntikkan cairan infus kedaluwarsa ke tubuh pasien 4 tahun. 

Detik Kabar - Seorang oknum perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, harus berurusan dengan polisi.

Oknum tenaga medis itu dilaporkan oleh keluarga pasien bocah 4 tahun.

Ia diduga sengaja menyuntikkan cairan infus kedaluwarsa ke tubuh pasien 4 tahun itu.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parekhesit mengatakan, keluarga korban sudah membuat laporan ke polisi.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Parikhesit, Kamis (29/7/2021).

Dia mengatakan, penyidik sudah memanggil pihak rumah sakit.

Namun Parikhesit tidak menyebut, apakah perawat yang turut menyuntikkan infus kedaluwarsa itu sudah dimintai keterangan atau belum.

"Sudah (kami panggil). Saat ini masih dalam proses pemeriksaan," tandasnya.

Sementara itu, video dugaan malapraktik ini beredar di media sosial.

Dalam rekaman tampak seorang bocah perempuan terbaring di tempat tidur perawatan bewarna biru. 

Di pergelangan tangan kiri bocah tersebut terlihat ada perban melingkar dan terpasang saluran infus.

Seorang wanita, yang diduga orang tua bocah tersebut murka dan komplain pada perawat

"Cari sehat malah dikasih yang kedaluwarsa kaya gitu punya anak ku. Yang jaga tadi malam siapa, laki-laki. Yang ganti itu," tanya orang tua bocah pada perawat.

Namun, video tersebut kemudian terpotong.

Kendati demikian, polisi mengaku peristiwa dugaan malapraktik RSUD Kota Pinang ini benar adanya.

Saat ini kasus tersebut masih diselidiki.(cr8/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul "KEJAM KALI, Perawat RSUD Kota Pinang Suntikkan Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Bocah 4 Tahun"

LihatTutupKomentar