Guru Ngaji Tewas Dibacok Muridnya, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi, Diduga Ini Motifnya


Foto: Suasana rumah korban pembacokan di Kelurahan Simpang Perlang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (25/07/2021). 

Detik Kabar - Seorang guru ngaji jadi korban pembunuhan.

Korban meregang nyawa di tangan muridnya sendiri.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.

Korban diketahui bernama Jauhari yang selama ini berprofesi sebagai guru ngaji.

Pria 41 tahun itu tewas di tangan muridnya sendiri.

Pelakunya seorang pria 34 tahun berinisial MF.

Dirangkum dari Bangkapos.com, pembunuhan terjadi pada Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Waktu itu, warga di Kelurahan Simpang Perlang digegerkan dengan penemuan mayat pria.

Ia di temukan dalam kondisi terluka parah akibat luka senjata tajam.

Korban teridentifikasi bernama Jauhari, seorang guru ngaji di daerah tersebut.

Sosok korban

Tetangga korban bernama Ilham memberikan kesaksiannya.

Ia menyebut, almarhum merupakan orang yang dikenal baik.

"Memang korban ini kesehariannya dikenal orang yang baik, ramah, dan bermasyarakat. Dan beliau juga guru ngaji," ujarnya.

Ilham tak tahu penyebab korban dibunuh.

"Kita tidak tau apa masalahnya, tetapi kita kenal beliau ini orangnya ramah," imbuhnya.

Pelaku serahkan diri

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin membenarkan kasus tersebut.

Ia mengatakan, usai kejadian pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Pelaku adalah warga Simpang perlang dan juga merupakan anggota majelis yang dipimpin korban sebagai pengajar atau guru pengajian."

"Dan saat ini pelaku ini menyerahkan diri diantar oleh pihak keluarga dan sudah kami amankan," katanya dikutip dari Bangkapos.com, Selasa (27/7/2021).

Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi mata dari keluarga korban dan warga sekitar.

Motif pembunuhan

Rais melanjutkan, untuk sementara dugaan motif pelaku tega menghabisi nyawa gurunya lantaran dendam.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi mata dari keluarga korban dan warga sekitar.

Ini dilakukan untuk mengetahui kronologis kejadian pembunuhan ini.

"Peristiwa ini murni kriminalitas, dugaan sementara ada unsur dendam pribadi yang kita juga masih lakukan penyelidikan," katanya.

Rais menyebut polisi bakal segera mengungkap motif pembunuhan yang telah dilakukan MF.

"Kita tetap menjalankan proses ini sesuai hukum atas kesalahan yang diperbuat pelaku,"tutur dia.

Tribunnews.com dengan judul Diduga Dendam Pribadi, Pria di Bangka Tega Bunuh Guru Ngajinya, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

LihatTutupKomentar