Siswi SMP Dihamili Siswa SMP, Nekat Gugurkan Kandungan Usia 7 Bulan dan Buang Janin di Hutan

Foto: Polisi gelar olah TKP penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan hutan, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (13/1/2021). (DOKUMEN POLSEK NGARINGAN) . (DOKUMEN POLSEK NGARINGAN)

Detik Kabar - Pergaulan bebas siswa dan siswi SMP makin mengkhawatirkan.

Bahkan pergaulan anak di bawah umur itu hingga berujung pada hubungan suami istri.

Baru-baru ini seorang sisiwi SMP hamil di luar nikah hasil hubungannya dengan siswa SMP.

Karena takut hamil di luar nikah, siswi SMP tersebut nekat menggugurkan kandungannya.

Setelah menggugurkan kandungan, siswi SMP itu dibantu pacarnya membuang janin di hutan.

Kedua pasangan di bawah umur itu adalah RR (14) dan EL (14) sepasang kekasih yang masih duduk di bangku SMP di Kabupaten Grobogan.

Keduanya kini telah diamankan polis atas perbuatannya.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, identitas kedua ABG tersebut yakni RR warga Kecamatan Wirosari dan EL warga Kecamatan Ngaringan.

"Kami amankan kemarin sore. Diduga bayi hasil hubungan keduanya. Kami sangat prihatin," kata Jury saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Kamis (14/1/2021).

Mereka diduga sebagai pelaku pembuangan janin di kawasan hutan di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Grobogan pada Rabu (14/1/2020).

RR adalah warga Kecamatan Wirosari dan EL warga Kecamatan Ngaringan.

Namun karena kondisi pelaku perempuan lemas setelah melahirkan, ia pun dirawat di rumah sakit.

Sementara kekasihnya langsung dibawa ke kantor polisi.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, mereka sengaja mengeluarkan paksa janin di dalam kandungan yang berusia antara 6-7 bulan.

Setelah keluar, janin tersebut dibuang begitu saja di tengah hutan.

"Kami amankan kemarin sore. Diduga bayi hasil hubungan keduanya. Kami sangat prihatin," kata Jury saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Kamis (14/1/2021).

 "Sementara yang ditahan yang laki-laki dan yang perempuan sore kemarin diopname dikarenakan kondisinya masih lemas".

"Jadi bayi di kandungan usia 6-7 bulan dipaksa keluar," ungkap Jury.

Karena melibatkan pelaku anak, kasus tersebut dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan.

Janin yang dibuang oleh pasangan kekasih tersebut ditemukan di tengah hutan dan terbungkus kantong plastik.

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat bayi terbungkus kantong plastik di kawasan hutan, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (13/1/2021).

Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto menceritakan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan pertama kali oleh  warga sekitar, Gunawan (43) saat hendak buang air kecil di pinggir sungai di hutan wilayah Desa Sumberagung sekitar pukul 09.30 WIB.

 Ia kemudian mencium bau busuk menyengat tak jauh dari posisinya berdiri.

Setelah ditelusuri, bau itu ternyata bersumber dari kantong plastik warna hijau yang ada di pinggir sungai di bawah jembatan.

Setelah diperiksa ternyata kantong plastik itu berisi mayat bayi yang dibalut jaket warna hitam.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke perangkat Desa Sumberagung untuk kemudian diteruskan ke polisi.

"Petugas langsung menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Police line juga sudah terpasang," kata Siswanto saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu.

 Kasus penemuan mayat bayi ini ditangani pihak Satreskrim Polres Grobogan.

"Kasus ini masih didalami dan ditangani Polres Grobogan. Diduga ada yang sengaja membuang bayi tersebut lantaran hasil hubungan gelap," kata Siswanto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hamil, Siswi SMP 14 Tahun Gugurkan Kandungan, Dibantu Pacar Buang Janin di Hutan Grobogan", 

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/14/siswi-smp-dihamili-siswa-smp-nekat-gugurkan-kandungan-usia-7-bulan-dan-buang-janin-di-hutan

LihatTutupKomentar