2 Siswi SMP Serahkan Kehormatan pada Pria 35 Tahun, Terjebak Janji Dinikahi Mantan Satpam


Foto: Ilustrasi - Pencabulan 

Detik Kabar -- Kasus asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini, kasus asusila menimpa dua gadis remaja yang masih siswi SMP yang terjadi di lingkungan sekolah.

Sekolah harusnya bisa jadi tempat yang aman bagi anak-anak.

Namun nyatanya pengawasan ketat tetap harus dilakukan orangtua agar anaknya benar-benar aman.

Sebab tak bisa dipungkiri, ada saja oknum di sekolah yang memiliki niat jahat kepada para siswa.

Bukannya mendidik para siswa dengan baik, oknum pembina pramuka ini diduga malah melakukan persetubuhan pada korban yang masih berusia di bawah umur.

Korbannya pun tak hanya satu, sejauh ini sudah ada dua siswi SMP yang menjadi korbannya.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang dan janji akan dinikahi.

Dilansir Serambinews.com dari Kompas.com Senin (18/1/2020), pelaku berinisial Mjw (35) merupakan warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

MJW diamankan aparat Polres Ngawi karena diduga melakukan persetubuhan dengan remaja di bawah umur yang baru berusia 16 tahun.

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya mengatakan, pelaku yang merupakan mantan satpam di sekolah tersebut bahkan dilaporkan telah melakukan tindak persetubuhan kepada 2 korban yang masih duduk di bangku sekolah.

"Korbannya ada 2, pelaku ini dulunya bekerja sebagai satpam sekolah," ujar Winaya, melalui rilis resmi, Senin (18/1/2021).

Dalam modus mencari korban, kata Winaya, pria yang berstatus duda beranak 5 tersebut memanfaatkan posisinya yang menjadi pembina pramuka di salah satu sekolah yang ada di Ngawi.

Untuk membujuk para korban, pelaku diketahui memberikan barang seperti ponsel, pakaian, pulsa, sepatu dan kebutuhan korban lainnya.

"Pelaku memberikan janji-janji akan dinikahi dan menggunakan uang sebagai sarana bujuk rayunya, atau dibelikan jam dan sepatu," imbuh dia.

Pelaku sempat bersembunyi di rumah salah satu keluarganya ketika mengetahui akan diamankan polisi.

Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 81 (2) atau Pasal 82 (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tetang Penetapan PERPU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

"Ancaman pidana penjaranya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," ujar Winaya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Ini Setubuhi 2 Remaja di Bawah Umur dengan Janji Dinikahi"

LihatTutupKomentar