Terjadi Lagi, Satpol PP Tendang Pemuda Mabuk di Blora, Begini Nasib Pelaku Kini


Foto: Tangkap layar video viral oknum Satpol PP tendang pemuda mabuk di Blora. 

Detik Kabar  -- Kembali viral video oknum Satpoll lakukan kekerasan.

Kali ini terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Oknum Satpol PP tersebut menendang wajah seorang pemuda.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video diunggah oleh sejumlah akun Instagram, seperti @_infoblora.

Dalam rekaman yang dibagikan, terlihat sejumlah pemuda dan pemudi sedang diamankan oleh petugas.

Kemudian pemuda yang jongkok di paling kanan tiba-tiba ditendang wajahnya.

Pelaku terlihat berseragam dengan tulisan Satpol PP di punggungnya.

Pria yang berkaos hitam langsung menahan badan anggota Satpol PP itu.

"Heh, heh, ojo ngono. (Hey, hey jangan begitu)" ucap pemuda itu.

Pemuda yang jongkok itu sampai terjengkang.

Sedangkan rekan-rekannya hanya diam tak berani melawan.

Hingga Jumat (3/9/2021), video tersebut sudah ditonton ribuan kali dan menuai komentar beragam dari warganet.

Kronologi kejadian

Dilansir dari TribunJateng.com, belakangan diketahui lokasi pengambilan video berada di Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sedangkan waktunya kejadiannya 20 Agustus 2021 lalu.

Namun video itu baru viral sekarang.

Kejadian itu bermula saat petugas Satpol PP mendapat info dari masyarakat adanya pesta miras di kos-kosan wilayah tersebut.

Kemudian terjadilah aksi sebagaimana yang terekam dalam video viral.

Penjelasan Kepala Satpol PP Kabupaten Blora

Kepala Satpol PP Kabupaten Blora, Djoko Sulistiyono membenarkan isi video tersebut.

Ia mengatakan, pemuda dan pemudi diamankan karena pesta miras.

"ABG mabuk tapi posisinya mereka sudah keluar dari rumah, itu mabuknya di kos-kosan, lanang wedok (laki dan perempuan), sehingga warga gerah terus sempat ramai, terus memanggil petugas," kata Djoko, dikutip dari Kompas.com, Jumat.

Djoko menambahkan, anggotanya bertindak seperti itu karena pemuda tersebut tidak memberikan penjelasan yang konsisten saat diinterogasi.

"Melihat jawaban ABG tersebut mencla-mencle (omongannya enggak konsisten) karena pengaruh alkohol, nah dia mengatakan 'salah saya, siap ndan salah', karena hilang kendali, terus terjadilah (tendangan itu)," terangnya.

Djoko menjelaskan, dalam peristiwa tersebut, Satpol PP menemukan tiga buah senjata tajam yang diduga milik para pemuda tersebut.

"Terus anak-anak ini dibawa ke kecamatan, jadi ada pembinaan dan dipanggil orang tuanya," ujarnya.

Oknum Disanksi Berat

Djoko melanjutkan penjelasannya.

Oknum Satpol PP dan pemuda tersebut juga telah saling memaafkan usai adanya peristiwa tersebut.

"Antara yang ditendang dan menendang ini sudah didamaikan oleh Pak Camat, dia (ABG) juga meminta maaf karena mengaku mabuk waktu itu," terangnya.

Meskipun sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak, Djoko mengatakan pihaknya tetap memberikan sanksi kepada anak buahnya yang telah bertindak kasar kepada pemuda tersebut.

"Iya (sanksinya) dipindah, sebab menurut saya itu juga melanggar SOP (Standar Operasional Prosedur), karena tidak boleh melakukan tindakan seperti itu."

"Sudah kita alih tugaskan tanggal 24 Agustus. Jadi kita proses dan kita alih tugaskan, jadi sanksi alih tugas ya rekoso (berat)," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Video Satpol PP Tendang Pemuda Mabuk di Blora, Ini Nasib Pelakunya, Disanksi Berat oleh Atasan

LihatTutupKomentar