Nasib Miris Bocah Jadi Korban Ritual di Rumahnya, Polisi Amankan Lima Anggota Keluarga


Foto: Ilustrasi - Bocah enam tahun asal Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilarikan ke rumah sakit usai dianiaya keluarganya 

Nasib Miris Bocah Jadi Korban Ritual di Rumahnya, Polisi Amankan Lima Anggota Keluarga

Detik Kabar - Nasib miris dialami seorang bocah.

Dia menjadi korban dari ritual keluarganya

Akibatnya, sang bocah harus diboyong ke rumah sakit

Bocah enam tahun asal Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilarikan ke rumah sakit usai dianiaya keluarganya.

Korban yang mengalami luka di bagian mata itu kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, Sungguminasa, Gowa.

Atas peristiwa ini, polisi mengamankan lima orang keluarga bocah tersebut, yakni kedua orangtua, paman, serta kakek dan nenek.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gowa AKP Boby Rachman mengatakan, terduga pelaku mengaku menganiaya korban karena mendapat bisikan gaib.

"Berdasarkan hasil interogasi dari para tersangka motifnya ini adalah halusinasi di mana tersangka kerap mendapat bisikan gaib yang mengharuskan melakukan kekerasan kepada korban," ujarnya, Jumat (3/9/2021).

Dari lima orang yang diamankan polisi, dua orang di antaranya dibawa ke Rumah Sakit Dadi Makassar untuk menjalani pemeriksaan mental.

“Kejadian ini adalah kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terhadap anak di bawah umur dan sampai saat ini kami telah mengamankan tiga orang dan dua sementara menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar sebab ada dugaan awal gangguan mental.

Namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan rumah sakit,” ucap Boby.

Berawal dari ritual

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang paman korban, Bayu (34).

Dia menceritakan, saat sedang duduk di depan rumah korban, ia tiba-tiba mendengar jeritan anak kecil.

Ketika memasuki rumah, dia melihat mata kanan korban sedang dilukai oleh orangtuanya.

Sementara kakek dan nenek korban memegangi kaki anak itu.

Melihat peristiwa tersebut, Bayu langsung mengevakuasi si bocah perempuan.

Menurut dia, korban diduga jadi korban pesugihan oleh kerabatnya.

Kata Bayu, ibu korban mengaku mendengar bisikan gaib.

Lalu, pada malam tertentu, dia disebut kerap melakukan ritual aneh.

"Di rumah itu memang mereka sering gelar ritual aneh seperti pesugihan dan mereka kerap berhalusinasi," ungkapnya.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jeritan Bocah 6 Tahun di Gowa, Matanya Luka Usai Jadi Korban Ritual, 5 Anggota Keluarga Diamankan Polisi",

LihatTutupKomentar