Suami Pergoki Istrinya Berdua di Kamar dengan Pria Lain Tanpa Busana, Begini Kronologisnya


Foto: Ilustrasi 

Bagaimana tidak, seorang suami memergoki istrinya sedang berdua dengan pria lain di kamar tanpa busana. 

Detik Kabar -- Peristiwa menghebohkan terjadi di salah satu rumah di kawasan Kabupaten Tangerang Selatan, Banten.

Bagaimana tidak, seorang suami memergoki istrinya sedang berdua dengan pria lain di kamar tanpa busana. 

Awalnya, seorang suami yang tinggal di kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, sudah lama merasakan gelagat aneh dari istrinya berinisial RA (28).

Keluarga kecil itu pun menjadi tak harmonis sekitar setahun belakangan.

Suasana bercinta tak lagi menggairahkan seperti dulu.

Hal itu membuat sang suami berinisial Y mencurigai istrinya.

Y bahkan mengikuti kegiatan RA saat keluar rumah beberapa kali, hingga puncaknya terjadi pada Rabu (11/8/2021).

RA pergi ke kawasan Kademangan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), dan masuk ke sebuah rumah.

Y bersama temannya, diam-diam mengikuti dan mendobrak pintu yang dimasuki RA. 

Benar saja, Y melihat istrinya sedang "main gila" dengan pria lain yang belakangan diketahui berinisial TY (28).

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Cisauk, Iptu Margana saat dihubungi, Sabtu (14/8/2021).

"Jadi si suaminya ini sudah mencurigai istrinya, kemudian pada Rabu jam 11 malam mengajak temennya untuk gerebek istri dan selingkuhannya.

Saat didobrak pintunya, benar dua orang itu ada di dalam kontrakan dan diamankan di polsek," papar Margana.

Menurut Margana, saat dipergoki, sang istri maupun selingkuhannya sudah tak berpakaian lengkap.

Ia menduga, keduanya hendak akan berhubungan badan.

"Sudah kondisi telanjang, enggak lengkap, udah mulai pemanasan kali. Ya pakaian sudah tidak lengkap," kata Margana.

Geram atas perbuatan sang istri, Y akhirnya melapor ke Polsek Cisauk, menjerat istri dan selingkuhannya dengan pasal 284 KUHPidana tentang perzinahan.

"Mereka sudah selingkuh satu tahun. Enggak, enggak hamil," ujar Margana.

Namun, setelah mediasi, Y mencabut laporan.

Peristiwa menyesakkan hati itupun berakhir damai.

"Si suami sudah mencabut laporannya sudah berakhir damai" pungkasnya.

6 Penyebab Istri Selingkuh

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Institute for Family Studies (IFS) pada 2016 menyebutkan bahwa rata-rata 20 persen pria berselingkuh, sementara wanita hanya 13 persen.

Namun, bukan berarti kasus wanita selingkuh jarang ditemukan.

Faktanya, semakin ke sini, kesenjangan gender dalam perselingkuhan semakin tertutup.

Maksudnya, banyak pria dan wanita selingkuh karena alasan yang sama dan jumlahnya ternyata sama.

"Wanita berselingkuh karena berbagai alasan, seperti halnya pria," ungkap terapis seks bersertifikat AASECT dan konselor berlisensi, Tammy Nelson, Ph.D., kepada Mind Body Green.

Lebih jauh, menurut Verywell Fit, sering kali alasan pria berselingkuh adalah untuk memuaskan kehidupan seksual dan menginginkan perhatian.

Sementara wanita sering kali berselingkuh karena mencoba mengisi kekosongan emosional.

Ketika wanita merasa tidak dihargai atau diabaikan, di situ lah mereka mencari keintiman emosional dari hubungan di luar pernikahannya.

Namun, setiap istri yang berselingkuh bisa saja memiliki alasan yang berbeda-beda.

Jika kamu sebagai suami mengalami masalah dalam rumah tangga karena istri yang berselingkuh, beberapa hal berikut mungkin bisa menjadi penyebabnya:

1. Seks

Jika banyak orang meyakini pria berselingkuh karena mencari sepuasan seksual, menurut Nelson, wanita juga mengapresiasi seks. Sebagian wanita berselingkuh ketika menemukan pria yang membuat mereka terangsang.

Jadi, tak semua wanita hanya mencari aspek emosional ketika berselingkuh.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research, misalnya, menemukan bahwa pria memang lebih cenderung berselingkuh karena alasan seksual.

Tapi, alasan ini juga masih masuk tiga besar alasan wanita berselingkuh.

2. Tidak bahagia dengan hubungan saat ini

Selain alasan seks, alasan lainnya yang juga paling banyak menyebabkan wanita berselingkuh adalah berkurangnya rasa cinta terhadap pasangannya.

Meskipun mungkin masih ada sedikit rasa cinta, namun wanita bisa saja berselingkuh ketika merasa hubungannya tidak membuatnya bahagia.

Ini bisa saja disebabkan oleh amarah, masalah rumah, finansial, masalah keluarga, atau lainnya, dan para wanita yang berselingkuh karena alasan ini mungkin menemukan bahwa selingkuh adalah jawaban yang tidak didapatkan dari hubungan mereka.

"Ketika ada ketegangan atau suasana membosankan di rumah, kegembiraan yang dirasakan ketika bertemu orang baru tersebut bisa menjadi distraksi dan godaan yang terlalu menyenangkan untuk ditolak," ujarnya.

3. Mencari keintiman

Keintiman, baik fisik maupun emosional, adalah kebutuhan semua orang yang tentunya ingin dipenuhi.

Jika seorang wanita merasa kebutuhan itu tidak dapat terpenuhi dalam hubungannya dan orang lain di luar pernikahan bisa memberikan tipe keintiman yang diinginkannya, maka muncul rasa ketertarikan.

Beberapa penelitian lama menemukan bahwa wanita cenderung memiliki hubungan emosional yang lebih kuat pada orang baru ketika mereka berselingkuh ketimbang pria.

Artinya, romansa adalah bagian dari perselingkuhan bagi wanita.

4. Diperlakukan spesial oleh orang baru

Terkadang seseorang berselingkuh hanya karena orang baru yang masuk di kehidupannya membuatnya merasa spesial atau merasa menjadi orang lain.

"Sejumlah wanita melaporkan bahwa pasangan selingkuhnya membuat mereka merasa istimewa, seksi dan dipuja, dan perhatian itu sulit diabaikan, tidak peduli apa yang dilakukan pasangan mereka di rumah," kata Nelson.

5. Percaya diri rendah

Menurut psikolog Margaret Paul, PhD, kepercayaan diri yang rendah dapat menciptakan keinginan akan validasi dari luar.

Jika seorang istri tak mendapatkan validasi dari suaminya, ia mungkin saja terdorong untuk berselingkuh.

Apalagi jika sejak awal tidak ada komunikasi yang baik sehingga istri tidak dapat mengungkapkan keinginannya tersebut.

"Mereka mengabaikan diri mereka sendiri dalam berbagai hal dan karena itu mereka sangat butuh perhatian dari luar," ujarnya.

Dalam hal ini, perselingkuhan terjadi bukan karena kurangnya perhatian dari pasangan tetapi lebih kepada diri mereka sendiri yang tidak memberikan dirinya perhatian.

6. Ingin hubungannya berubah

Bisa jadi, selingkuh adalah cara seseorang untuk kabur dari masalah dalam hubungan yang mereka rasa tak bisa diselesaikan.

Paul membandingkannya dengan lari ke alkohol dan obat-obatan.

Ketika beberapa orang memilih lari dari masalah dengan minum alkohol dan obat-obatan, bagi beberapa orang lainnya selingkuh adalah cara dia untuk lari dari perasaan yang muncul karena masalah hubungan.

Munculnya masalah dalam hubungan bisa membuat seseorang merasa ingin mengakhiri hubungan atau sebetulnya sekadar ingin hubungannya berubah.

"Wanita berselingkuh untuk mengakhiri pernikahannya atau untuk mempertahankannya," kata dia. (Tribun Jakarta/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Suami di Tangerang Pergoki Istrinya Berdua dengan Pria Lain di Kamar Tanpa Busana

LihatTutupKomentar