Pemuda Ini Kesulitan Lepas Cincin Gara-gara Jari Bengkak, Petugas Damkar Potong Pakai Gerenda


Foto: Petugas Pemadam Kota Banda Aceh memotong cincin yang sudah tidak bisa dilepas dari jari telunjuk kanan seorang pemuda akibat sudah membengkak, Minggu (8/8/2021). 

Detik Kabar, BANDA ACEH – Kejadian unik menimpa seorang pemuda yang tinggal di Asrama Gabungan TNI AD, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

Pemuda yang kemudian diketahui bernama Zaki (18) itu, Minggu (8/8/2021) sore, sengaja mendatangi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh.

Pasalnya, pemuda tersebut mengeluhkan cincin yang terpasang di jari telunjuk tangan kanannya sudah tidak bisa dilepas akibat jarinya bengkak.

Petugas piket pemadam yang tetap bertugas dan standby di kantor, akhirnya turun tangan serta mengerahkan semua kemampuan dan langkah-langkah penanganan, agar jari pemuda tersebut tidak cidera dan terluka.

Menggunakan alat dan kemampuan yang sudah mampuni dipelajari secara matang oleh petugas pemadam, akhirnya cincin di jari telunjuk pemuda itu berhasil dibuka dengan cara dipotong dengan gerenda mata kecil, setelah sebelumnya jarinya dilapisi dengan sebuah benda tipis.

Tujuan dilapisi dengan sebuah benda di bagian jari dan cincinnya itu agar pemuda tersebut tidak terluka.

Kepala DPKP Kota Banda Aceh, Drs Rizha MM, menerangkan sekitar pukul 15.45 WIB petugas Piket Regu I berhasil melepaskan cincin tersebut dari jari telunjuk tangan kanan pemuda tersebut.

Pemuda Zaki datang bersama orang tuanya ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam, Yudi SH menerangkan kronologis kejadiannya berawal dari petugas Piket Regu DPKP Kota Banda Aceh menerima laporan via nomor darurat di 0651-113 tentang adanya cincin yang sudah tidak bisa dilepas akibat pembengkakan jari tangan.

Begitu mendapat informasi tersebut petugas yang menerima laporan ifu meminta korban datang ke Posko Induk DPKP di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 39, Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru guna dibantu melepaskan cincin tersebut.

"Kedatangan Zaki ke Posko Induk Damkar Banda Aceh didampingi oleh orang tuanya dan menyebutkan jari tangan anaknya sakit karena cincin yang telah lama dipakainya tidak bisa dibuka lagi," terang Yudi mengutip keterangan orang tua Zaki.

Upaya untuk melepaskan cincin itu sudah dilakukan oleh Zaki dan keluarga.

Bahkan berbagai usaha sudah dicoba, tapi berbagai usaha itu gagal, sehingga Zaki menelepon dan mendatangi Dinas Damkar Banda Aceh untuk meminta bantuan melepaskan cincin yang melekat di jarinya, lanjut Yudi.

"Alhamdulillah, dalam kurun waktu tak lama, beberapa menit saja petugas pemadam Muhazier berhasil melepaskan cincin dari jari tangan Zaki," terang Yudi.

Lalu, tidak ada ditemukan cidera atau luka di jari telunjuk jari tangan kanan Zaki, pungkas Yudi.(*)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/08/08/pemuda-ini-kesulitan-lepas-cincin-gara-gara-jari-bengkak-petugas-damkar-potong-pakai-gerenda

LihatTutupKomentar