Dua Remaja Dorong Teman dari Sepeda Motor Hingga Meninggal Dunia
Foto: MD (17) dan AJ (17) dua remaja yang dorong teman nongkrong hingga meninggal dunia. Keduanya ditangkap polisi, Sabtu (28/8/2021). (TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN)

Detik Kabar - Dua remaja nekat mendorong temannya dari sepeda motor hingga tewas.

Peristiwa itu terjadi berawal saat mereka terlibat cekcok.

Pelakunya adalah remaja berinisial MD (17) dan AJ (17), sedangkan korbannya, Andri Kurniawan (20).

MD dan AJ merupakan warga Jalan Kebun Sayur, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang, Sumatera Selatan.

Sementara korban merupakan warga Jalan Jaya 4, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang.

Kejadian nahas itu terjadi pada Jumat (27/8/2021) sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman.

Akibat insiden itu, kepala korban menghantam trotoar dan seketika mengeluarkan darah.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sebagai kejadian laka lantas.

"Berawal dari ada laporan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Sat Lantas dan Sat Reskrim melakukan olah TKP."

"Ternyata dari kecelakaan tersebut sempat ada cek-cok dulu, setelah diselidiki akhirnya kami mengamankan dua orang pelaku di TKP," kata Kompol Tri, Sabtu (28/8/2021).

Kompol Tri menuturkan, dari hasil penyelidikan awal di TKP. Ternyata terjadinya Laka tersebut, sebelumnya sempat terjadi Keributan dulu antara si pengendara sepeda motor.

Korban sendiri saat kejadian sedang mengendarai motornya dan didorong hingga terjatuh.

Diketahui ketiganya adalah sesama teman ditempat nongkrong.

"Kedua pelaku sendiri bukan geng motor, tetapi akan didalami motifnya apakah ada cekcok mulut sebelumnya, dan tidak ada senjata tajam yang dibawa, dan hanya menggunakan tangan kosong," jelasnya.

Selain kedua pelaku anggota juga mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor Yamaha VIXION BG 3618 JAE warna merah putih dan satu unit sepeda motor Yamaha AEROX nopol BG 4936 AFG warna merah maroon milik korban.

Karena masih dibawah umur, pelaku masih akan diperiksa kembali.

"Kita dalami lagi unsur pasalnya apakah bisa dikenakan pasal lainnya. Kita akan terapkan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan akan kita dalami lagi."

"Apa penyebabnya terjadi peristiwa ini. Apa pemicu perkelahian hingga cekcok, kemudian pelaku mendorong korban sehingga korban meninggal dunia," tutupnya.

Korban Mahasiswa Polsri

Andri Kurniawan (20) pemuda yang tewas akibat didorong oleh dua remaja inisial MD (17) dan AJ (17) hingga terjatuh dari motor yang sedang dikendarai, adalah seorang mahasiswa Politeknik Sriwijaya.

Saat mencoba mendatangi rumah duka di Jalan Jaya 4, Kecamatan Seberang Ulu II, terpampang sebuah karangan bunga ucapan berduka yang bertuliskan Teknik Sipil Polsri.

Ada beberapa anggota keluarga korban yang saat itu tengah duduk di teras rumah.

"Anak saya masih kuliah semester 5 di Polsri," ungkap Ansori ayah korban, saat dijumpai, Sabtu (28/8/2021).

Andri Kurniawan diketahui juga anak ketiga dari empat bersaudara. Dan saat ini masih menjalani masa perkuliahan.

"Semester depan dia mau magang, " singkat Anshori.

Ansori mengungkapkan saat ini dirinya belum bisa menceritakan banyak hal bagaimana kronologis dan kondisi almarhum anaknya.

Namun menurut sepengetahuannya, sang anak tidak mengenal orang yang mencelakakan tersebut.

"Kejadiannya abis maghrib sekitar pukul 7 malam, sepertinya anak saya tidak kenal dengan pelaku. Kami belum bisa berbicara banyak mengenai kejadian ini, " katanya.

(TribunSumsel.com/Rachmad Kurniawan)


TribunSumsel.com dengan judul BREAKING NEWS: Dua Remaja di Palembang Dorong Teman Nongkrong dari Motor Hingga Meninggal Dunia

LihatTutupKomentar