Viral Video Mantan Anggota Dewan Ngaku Dianiaya Petugas Pos Penyekatan hingga Buta
Foto: Tangkap layar video viral seorang mantan anggota DPRD ngaku dianiaya petugas pos penyekatan. (Tangkap layar YouTube Kompas)

Detik Kabar - Viral video seorang pria ngaku dianiaya petugas di pos penyekatan.

Dalam rekaman tampak ada seorang pria berkemeja putih.

Wajahnya terlihat mengalami luka dan mengeluarkan darah.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video tersebut diunggah ulang oleh sejumlah akun Instagram, seperti @kriminal24jam.

Pria yang ada dalam video itu mengaku, dirinya melewati perbatasan Solok-Padang lantaran ingin melihat truknya yang terbalik, tak jauh dari Posko Penyekatan PPKM Darurat Solok-Padang.

Dirinya mengaku dari Padang.

Saat menuju lokasi mobilnya yang terbalik, pria itu mengaku mendapatkan izin dari seorang petugas Posko.

Namun setengah jam setelahnya, dan ingin balik lagi ke Padang (rumahnya), pria itu kembali dihentikan petugas.

Saat ditanya petugas, pria itu mengaku sudah melapor sebelumnya, namun dirinya lupa petugas mana yang memberikan dia izin karena begitu banyak petugas yang berjaga di posko tersebut.

Setelah itu kata pria yang ada dalam video, petugas langsung mendorongnya.

Dia yang kebetulan saat itu juga memegang sebuah pena, tertusuk oleh pena tersebut, dikarenakan dorongan oleh petugas.

"Akhirnya saya didorong pak, saya memgang pena pak, tertusuk ke mata saya udah buta pak," ungkap pria itu.

Hingga Minggu (18/7/2021), video ini sudah ditonton ribuan kali dan menuai komentar beragam dari warganet.

Dirangkum dari Kompas.com, diketahui pria yang ada di dalam video bernama Awaluddin Rao.

Ia merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Sedangkan video dibuat pada Jumat (16/7/2021) malam.

Kata polisi

Kapolsek Lubuk Kilangan Padang, AKP Lija Nesmon memberikan penjelasannya.

Ia menyebutkan, video direkam pada pukul 02.30 dini

Saat itu Rao bersama sopirnya, Hendra, dicegat dan diminta menunjukkan sertifikat vaksin dan surat keterangan tes cepat antigen.

Namun, Rao tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut sehingga terjadi cekcok dengan petugas.

"Pria ini tidak bisa menunjukkan syarat masuk Kota Padang," katanya dikutip dari TribunPekanbaru.com.

Baca juga: Viral Cerita Wanita Diminta Kembalikan Tas Pemberian Mantan Pacar, Akui Tak Pernah Minta Dibelikan

Lija melanjutkan, kemudian Rao dan sopirnya minta putar balik, namun dia menolak sehingga terjadi cekcok.

Menurut Lija, tiba-tiba pelipis Rao berdarah.

Namun, ia tak mengetahui dari mana asal darah tersebut.

"Kita suruh dia balik ke mobilnya, kemudian dia balik lagi dengan wajah berdarah. Katanya matanya ditusuk pena oleh petugas," kata Lija.

Petugas pun meminta Rao menunjukkan pelakunya, tetapi ia tak bisa melakukannya.

Bukannya memberi penjelasan kepada petugas, Rao justru membuat video dan mengaku berlumuran darah karena ditusuk petugas penyekatan.

Tidak buta

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Lija Nesmon melanjutkan penjelasannya.

Petugas kemudian mengantarkan Rao ke klinik kesehatan Semen Padang.

Setelah diperiksa ternyata hanya pelipisnya yang berdarah bukan matanya.

"Bukan buta, tapi pelipisnya saja yang berdarah. Video yang beredar itu disebutkan seolah-olah buta, padahal tidak," ucap Lija dikutip dari Kompas.com.

Lija mengaku tidak mengetahui kenapa Rao berdarah di bagian pelipisnya.

Ketika ditanya siapa yang mendorongnya, Rao mengaku tidak mengetahui.

"Kita minta dia memberitahu siapa yang mendorongnya sehingga pelipisnya berdarah, tapi dia tidak bisa kasih tau," ucapLija.

Soal video yang viral, Lija sangat menyayangkan hal itu karena saat sudah damai dan tidak memperpanjang urusannya.

"Ini yang sangat kita sayangkan videonya viral seolah-olah dia buta. Ini bisa diproses karena menyebarkan berita tidak benar. Rao mengaku dia mengirimkan ke temannya," ujar Lija.

Lija menyebutkan alasan Rao sebelum cekcok dinilai mengada-ada.

"Dia bilang melihat truknya terbalik, tapi ketika telusuri tidak ada truk yang terbalik. Awalnya mengaku sudah izin sama petugas, tapi ditanya petugasnya tidak tau," tutup Lija.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunPekanbaru.com/Hendri Gusmulyadi)(Kompas.com/Perdana Putra)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Video Mantan Anggota DPRD Ngaku Dianiaya Petugas Pos Penyekatan hingga Buta, Ini Kata Polisi

LihatTutupKomentar