Pria Ini Tidur 300 Hari Dalam Setahun, Sebulan Hanya Buka Toko 5 Hari, Menderita Axis Hypersomnia


Foto: Gangguan Tidur - Purkharam, seorang pria di India yang menderita Axis Hypersomnia, yang membuatnya tidur selama 300 hari dalam setahun. 

Pria Ini Tidur 300 Hari Dalam Setahun, Sebulan Hanya Buka Toko 5 Hari, Ternyata Menderita Axis Hypersomnia

Detik Kabar - Insomnia, gangguan tidur sudah umum terdengar di masyarakat.

Tapi yang dialami pria gangguan kesehatan Axis Hypersomnia.

Gara-gara mengalami Axis Hypersomnia bisa tidur hingga 300 hari dalam setahun.

Seperti diketahui, setahun ada 365 hari 5 jam 48 menit 45,1814 detik

Axis Hypersomnia dialami seorang pria di India.

Seorang pria di India disebut punya kondisi medis aneh, yang membuatnya terus tidur selama 300 hari dalam setahun.

Purkharam didiagnosis mengalami Axis Hypersomnia 23 tahun silam.

Hal ini mengubah gaya hidup maupun kesehatannya.

Dilaporkan The Indian Express, keluarganya sampai harus memandikan dan memberinya makan dalam keadaan tertidur.

Pria berusia 42 tahun itu mengungkapkan, dia hanya bisa menjalankan tokonya lima hari dalam sebulan.

Bahkan seperti dilansir World of Buzz Jumat (16/7/2021), dikatakan Purkharam bahkan tidur saat melayani pembeli.

The India Times melaporkan, Purkharam disebut biasanya tertidur lebih dari tujuh sampai delapan hari.

"Namun gejalanya kini makin parah. Dia kini bisa tidur 20-25 per hari, atau 300 per tahun," ulas India Times.

Apa itu Hypersomnia?

Berlawanan dengan insomnia, hypersomnia membuat penderitanya tidur lebih lama dari waktu normal 7-9 jam setiap hari.

Berdasarkan laporan Medical News Today, penderita kondisi ini membuat mereka kesulitan bangun.

Bahkan jika mereka memasang alarm.

Mereka yang mengalami hypersomnia membutuhkan terapi perilaku dan pengobatan untuk tetap terbangun.

Tanpa penanganan medis memadai, penderita hypersomnia bisa terdampak kehidupan bahkan kesehatannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Punya Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Tidur Terus 300 Hari dalam Setahun",

LihatTutupKomentar