Pedagang Pempek Ini Nekat Tusuk Seorang Wanita, Pelaku Emosi Istrinya Ditagih Utang


Foto: Fajri alias Mamat, pelaku penusukan terhadap korban Dessy Indah Puspita Sari (30) diamankan di Polrestabes Palembang 

Detik Kabar - Pedagang pempek tusuk seorang wanita.

Pelaku kesal mendengar keributan saat dirinya tengah tidur pulas.

Pelaku emosi saat korban berteriak-teriak menagih utang istrinya.

Fajri alias Mamat, pelaku penusukan terhadap korban Dessy Indah Puspita Sari (30) mengaku kesal lantaran korban  menagih utang kepada istrinya.

"Dia ini nagih hutang dengan istri saya tapi dibarengi dengan kata kata kasar" katanya.

"Saya yang saat itu lagi tidur mendengar keributan kemudian reflek langsung membawa pisau dan menusuk perutnya," kata pria yang kesehariannya sebagai penjual pempek ini, Minggu (18/7/2021).

Warga Lorong Putat, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang  mengatakan  naik pitam kemudian langsung menusuk korban Dessy secara berulang kali.

Akibatnya, Dessy mengalami luka tusuk sebanyak dua lubang dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

"Saya baru habis jualan pempek terus tidur. Terbangun karena korban teriak-teriak mencari istri saya dan mengeluarkan kata-kata kasar" katanya.

"Saya jadi emosi, lalu buka pintu dan menusuk dia (korban). Saya khilaf dan menyesal pak," ujar Fajri.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku penusukan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dessy. 

Tri mengatakan, penangkapan itu bermula laporan masyarakat tentang adanya tindak pidana anirat.

"Menindaklanjuti laporan itu, anggota kami langsung mendatangi rumah sakit untuk memintai keterangan korban".

"Korban mengalami luka tusuk di bagian perut" sebutnya.

"Pelaku ini sempat melarikan diri, dan alhamdulillah berhasil diamankan," jelas Tri, Minggu (18/7/2021).

Kejadian tersebut berawal ketika korban mendatangi rumah tersangka untuk mencari keberadaan istrinya.

Kemudian, terjadilah cekcok mulut antara Fajri dengan Dessy hingga berujung penusukan.

"Korban hendak menagih utang sebesar Rp450 ribu kepada istri tersangka. Ada cekcok mulut dan penikaman" katanya.

"Atas kejadian ini, pelaku ini kami kenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara," tutupnya.

TribunSumsel.com dengan judul Istrinya Ditagih Utang, Suami di Palembang Bangun Tidur Lalu Tusuk Perut IRT

LihatTutupKomentar