Pasangan Remaja Berbuat Tak Senonoh di Mobil, Kepergok Satpol PP Saat Sedang Patroli PPKM Darurat
Foto: Ilustrasi mesum di mobil. (YouTube)

Detik Kabar  -- Sepasang remaja kepergok Satpol PP berbuat mesum di mobil saat pemberlakuan PPKM darurat.

Satpol PP memergoki pasagan ini saat sedang malakukan patroli PPKM Darurat.

Mereka melakukannya di dalam mobil di wilayah Waduk Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat.

Aksi dua remaja tersebut tercidukoleh patroli PPKM Darurat yang digelar Polres Indramayu di wilayah Waduk Bojongsari.

Kedua ABG yang tengah dimabuk asmara itu berinisial TAA (19) dan DP (19).

Mereka saat dirazia tak bisa mengelak.

Karena saat petugas datang, keduanya tengah mengenakan celana masing-masing.

Keduanya diduga melakukan perbuatan tak lazim di dalam mobil Toyota Calya.

Ketika keduanya diperiksa, hasil kedua ABG ini baru menjalin hubungan asmara sekitar satu bulan.

Keduanya diketahui asal Kecamatan Indramayu.

TAA dan kekasihnya, DP tepergok melakukan tindakan asusila di pinggir Waduk Bojongsari, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (10/7/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Mereka pun tertangkap basah saat petugas gabungan razia PPKM Darurat di Indramayu.
Keduanya pun langsung dibawa ke Mapolres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara, mengatakan dari hasil wawancara yang dilakukan polisi, keduanya diketahui baru menjalin hubungan pada 19 Juni 2021.

Pada 10 Juli 2021, keduanya akhirnya kekuar untuk jalan-jalan malam mingguan.

Kronologi yang dilansir dari Tribuncirebon.com (Grup Surya.co.id)
sekira pukul 19.30 WIB, DP menjemput TAA di kosannya menggunakan Toyota Calya untuk bermalam mingguan.

Setelah menjemput TAA, keduanya jalan-jalan menuju rumah temannyanya dan membeli nasi goreng.

Sekitar pukul 22.00 WIB, DP tiba-tiba menghentikan mobilnya di tepi Waduk Bojongsari.

Di tepi waduk itu, pasangan ABG makan nasi goreng di mobil dengan kondisi kendaraan masih dalam keadaan menyala.

Namun setelah menyantap nasi goreng, lampu mobil dimatikan.

Keduanya menjalin kasih hingga terjadi perbuatan asusila di dalam mobil.

Penggerebekan berawal saat petugas gabungan melakukan patroli di wilayah Waduk Bojongsari.

Di lokasi it petugas menaruh curiga setelah melihat 1 unit mobil dalam keadaan mati terparkir di pinggir waduk.

Mobil tersebut diam saat petugas patroli datang, berbeda dengan kendaraan lainnya yang langsung membubarkan diri.

Ketika mobil itu didatangi, petugas langsung terperangah.

Petugas mendapati pasangan anak muda yang tengah melakukan perbuatah tak selayaknya.

Keduanya tengah berusaha mengenakan celana ketika didatangi petugas.

Dalam kasus ini, polisi juga sudah memanggil orang tua dari kedua ABG ini.

Mereka (orang tua) sepakat akan menikahkan kedua remaja tanggung itu.

"DP dan TAA beserta keluarga juga sudah membuat video permohonan maaf atas perbuatan asusila yang dilakukan di tempat umum dalam masa PPKM Darurat," ujarnya.

Peristiwa lain juga terjadi di rest area tol Semarang. Kasus mobil goyang Kapolsek Mijen, Kota Semarang Kompol Ady Pratikto dengan wanita lain di rest area tol Semarang kian memanas.

FK, wanita yang diduga selingkuhan Kompol Ady Pratikto yang dicopot dari jabatannya kemudian dimutasi ke Yanma Polda Jawa Tengah dilaporkan ke polisi.

Pelapornya, istri sah Kompol Ady Pratikto.

Laporan yang dilayangkan istri Kompol Ady Pratikto karena FK pernah menganiaya istri sah mantan kapolsek itu.

Wanita cantik diduga selingkuhan Kompol Ady Pratikto dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang dengan nomor STTLP/294/VII/2021/SPKT POLRESTABES SEMARANG/POLDA JAWA TENGAH tertanggal 5 Juli 2021.

Dalam laporan itu, istri sah mantan Kapolsek Mijen berinisial T, menjadi korban penganiayaan usai memergoki suaminya berduaan di dalam mobil bersama FK.

T saat itu mencoba menghampiri FK yang sedang berada di dalam mobil. Namun mobil yang ditumpangi FK justru tancap gas hingga membuat T terpelanting.

Disebutkan dalam laporan yang ada, FK selaku terlapor warga Mijen melakukan pidana penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP hingga menyebabkan luka di lengan kiri dan pipi kiri, memar di lutut, punggung belakang, dan kepala bagian belakang.

Selain itu, disebutkan terlapor menyebabkan perasaan tidak enak, rasa sakit, luka atau merusak kesehatan orang lain.

T membenarkan terkait laporan tersebut.

"Iya, benar (melapor)," kata T kepada wartawan, Rabu (7/7/2021) malam.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana mengatakan pihaknya akan mengecek terlebih dahulu laporan tersebut sebelum melakukan penindakan.

"Saya cek dulu," kata Indra saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui sebelumnya, Kapolsek Mijen, Kota Semarang Kompol Ady Pratikto yang diduga tersangkut mobil goyang di rest area tol Semarang dicopot dari jabatannya.

Pencopotan Kompol Ady Pratikto itu berlangsung, Senin (5/7/2021) pekan lalu.

Dikutip dari Tribunjateng.com, Kompol Ady Pratikto dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jateng.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, tidak mengelak jika oknum perwira pertama tersebut tepegok istrinya di rest area tol Semarang, Sabtu (3/7/2021) kemarin.

"Benar yang bersangkutan merupakan Kapolsek Mijen," ujarnya, Selasa (6/7/2021) malam.

Ia menuturkan, oknum perwira tersebut saat ini ditangani Polrestabes Semarang.

Pihaknya tidak memaparkan lebih lanjut Kapolsek dimutasi.

"Sekarang sedang ditangani oleh Polrestabes Semarang," ujarnya.

Informasinya, Kompol Ady Pratikto tepergok istrinya saat berduaan bersama wanita lain di dalam mobil.

Untuk membuktikan itu, sang istri rela menunggui di dekat mobil selama 2 jam.
Sebelumnya, sang istri yang curiga dengan ulah suaminya membuntuti dari belakang dan berhenti di rest area Tol Semarang.

Pencopotan Kompol Ady Pratikto itu berlangsung, Senin (5/7/2021) kemarin.

Kompol Ady Pratikto dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jateng. (TribunJabar/TribunJakarta/TribunJateng)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mobil Goyang Saat PPKM Darurat, Sepasang Remaja Kepergok Berbuat Tak Senonoh di Waduk Bojongsari

LihatTutupKomentar