Jatuh dari Pohon Kelapa Hingga Lumpuh, Nurdin tak Bisa Berobat Karena Terkendala Biaya


Foto: Kondisi tubuh fisik Nurdin atau Pudin (36) warga Alue Kemuning, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat yang lumpuh yang membutuhkan bantuan, Sabtu (10/7/2021). Nurdin lumpuh setelah jatuh dari pohon kelapa 

Detik Kabar, MEULABOH - Kondisi tubuh Nurdin alias Pudin (36) warga Alue Kemuning, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat mulai sakit dan dalam waktu 3 bulan terakhir.

Kondisinya sangat memprihatinkan.

Apa yang dialami Pudin berawal sejak jatuh dari pohon kelapa 3 tahun lalu.

Beban hidupnya dari hari ke hari semakin berat, ingin berobat, namun tak punya uang.

Berat badannya terus menurun, di tubuhnya terdapat beberapa titik luka yang sudah berlubang.

Sementara istri dan anak-anaknya berada di Padang, Sumatera Barat.

Himpitan ekonomi yang merosot di tengah pandemi Covid-19 ini mengharuskan istrinya bekerja di Padang untuk menghidupi anak-anaknya.

Pudin, saat ini dirawat di rumah orang tuanya.

Orang tuanya juga memiliki keterbatasan biaya jika harus berobat ke rumah sakit.

Jangankan untuk kebutuhan pengobatan, untuk memenuhi kebutuhan hidup saja susah.

Orang tuanya sangat berharap pak Pudin mendapatkan pengobatan yang layak.

Agar Nurdin dapat dibawa ke rumah sakit, kini keluarganya sangat mengharapkan bantuan warga.

Sehingga dia bisa sehat kembali untuk bekerja membiayai hidup keluarganya.

Nurdin mengalami lumpuh total, kini seluruh tubuhnya tak mampu digerakkan

Pria paruh baya yang mengalami kelumpuhan ini, sampai saat ini masih terbaring yang sehari-hari hanya bisa tertidur lemas, bahkan untuk BAB saja ditempat tidur.

Banyak cita-cita yang ingin diwujudkan, namun kenyataannya lain.

Sehingga dia hanya pasrah dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT. 

Pemerhati sosial Aceh Barat, Aduwina Pakeh kepada Serambinews.com, Minggu (11/7/2021) menceritakan, ketika dia mendapatkan informasi dari relawan sosial di Arongan Lambalek.

Ismayadi yang mengabarkan ada seorang warga yang bernama Nurdin yang mengalami sakit berat dan butuh pengobatan segera.

Menurut Aduwina Pakeh, beban yang dipikul Pudin sangat berat, sebagai kepala rumah tangga, dia harus membiayai hidup istri dan anaknya.

Namun, kini semua itu tak bisa dilakukannya dan dia hanya bertumpu pada orangtuanya.

Sementara istrinya harus berjuang sendiri untuk membiayai kehidupan anak-anaknya.

"Sayang, beliau dulunya tinggal di Padang, namun akibat  kecelakaan (jatuh dari batang kelapa), beliau balik ke Aceh, dalam waktu 3 bulan terakhir mengalami kelumpuhan.

Kondisi pandemi Covid-19 ini, orang sehat saja mengalami kesulitan ekonomi, apalagi orang sakit seperti pak Pudin," ujarnya.

"Lewat media ini, kami mengajak para dermawan untuk dapat membantu biaya untuk mengobati Bang Pudin.

Sehingga dapat kembali normal hidupnya seperti semula," ujar akademisi ini miris penuh harap. 

Ditengah kepasrahannya, Nurdin menuturkan sangat ingin bisa sehat kembali.

Supaya bisa bekerja lagi untuk membiayai pendidikan dua anak-anaknya yang kini masih duduk dibangku sekolah.

Aduwina mengharapkan kepada siapapun yang ingin membantu meringankan beban hidup Bang Pudin untuk biaya pengobatan kesembuhannya.

Dapat menyalurkan donasi via Ismayadi, SP (+62 852-6065-1713) atau melalui Aduwina Pakeh (WA : +62 821-6672-5955).

Atau dapat mengunjungi langsung ke kediaman Bang Pudin di Gampong Alue Kemuning, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat

Donasi dapat juga mengirim bantuan via  BANK ACEH  AN. ISMAYADI Rek : 06402240007940.

Ismayadi merupakan salah satu relawan penggalangan bantuan untuk Bang Pudin.

“Keluarga Nurdin belum ada rekening bank, jadi kami berinisiatif agar dapat memudahkan penyaluran dana bantuan untuk penderita,” kata Ismayadi, Sabtu Sore (10/7/2021).(*)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/07/11/jatuh-dari-pohon-kelapa-hingga-lumpuh-nurdin-tak-bisa-berobat-karena-terkendala-biaya

LihatTutupKomentar