Dokter Beberkan Kandungan Gizi Susu Beruang


Foto: Ilustrasi

Detik Kabar  -- 
Di tengah lonjakan kasus Covid-19, susu beruang jadi buruan masyarakat karena dianggap dapat membantu proses pemulihan. 

Tidak hanya itu, sejak lama mitos seputar susu beruang telah berkembang dengan sebagian masyarakat percaya bahwa susu ini dapat menyembuhkan penyakit, bahkan disebut lebih sehat dari susu yang lain.

Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen mengatakan susu beruang tak bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti yang dipercaya masyarakat.

Asumsi bahwa susu beruang bisa menyembuhkan penyakit seperti demam, flu, batuk, atau lainnya hanya mitos yang menyelimuti produk susu beruang.

"Selama ini overclaim produk enggak pernah dibenahi, publik salah asumsi, literasi gizi publik minim, akhirnya ada kepercayaan-kepercayaan yang dibentuk sebagai opini publik. Apa yang mestinya mitos dijadikan kebenaran. Sebaliknya, fakta ilmiah sama sekali tidak digubris," tutur Tan Shot Yen saat dihubungi CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

PILIHAN REDAKSI

5 Kebiasaan yang Merusak Jantung

Mitos Susu Beruang VS Faktanya Menurut Dokter

7 Minuman yang Bisa Menambah Imunitas

Namun, apa sebenarnya kandungan gizi dalam susu berlogo beruang putih ini?

Dokter spesialis gizi Samuel Oetoro mengatakan kandungan susu beruang sebenarnya sama saja dengan susu cair kemasan lainnya.

"Sebenarnya sama saja dengan susu lainnya," kata Samuel saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (6/7).

Samuel menjelaskan, susu beruang mengandung kalori, lemak, protein, karbohidrat, sodium, kalsium, magnesium dan fosfor yang memang baik untuk menjaga kesehatan.

Namun yang perlu diingat adalah bahwa kandungan gizi tersebut juga ada dalam susu kemasan lainnya.

Jika Anda membandingkan kandungan gizi susu beruang dan susu kemasan lainnya, sebenarnya tidak ada perbedaaan signifikan.

Selain itu jika menilik informasi gizi susu beruang original, tidak ada kandungan vitamin yang tertera pada takaran saji. Hal itu bisa jadi disebabkan karena kandungan vitamin pada susu beruang original sangat rendah sehingga tidak tercantum.

Namun pada susu beruang versi gold dengan ukuran kaleng yang lebih kecil, tertera kandungan vitamin. Beberapa di antaranya yakni vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, D, dan vitamin E.

Kandungan vitamin yang tertera pada susu beruang versi gold ini juga bisa Anda temukan pada susu cair kemasan lainnya.

Jika kandungan susu beruang sama seperti susu lainnya, kenapa masyarakat percaya minum susu beruang bisa membantu penyembuhan penyakit?

Menurut Samuel, pada awal kemunculannya, susu beruang memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Memberikan susu beruang pada orang yang sakit akan membuatnya lebih segar karena lemak bisa berubah menjadi energi.

"Susu beruang dari awal muncul sudah terkenal dikasih ke orang sakit. Kenapa orang sakit minum susu beruang jadi seger? Karena kalau dulu susu beruang kandungan lemaknya tinggi, lebih dari 30 persen," papar Samuel.

Susu beruang mulai diperkenalkan pada 1906. Kandungan lemaknya yang tinggi membuat susu beruang kemudian dianggap dapat mengobati orang sakit.

"Orang sakit kan malas makan, dengan masuknya lemak tinggi, lemak diubah jadi tenaga makanya dia segar lagi," ucap Samuel.

Persepsi tersebut masih dipercaya hingga saat ini. Padahal kandungan lemak dalam susu beruang sudah dikurangi sehingga sama saja seperti susu kemasan lainnya.

Kandungan lemak tinggi juga tidak baik untuk kesehatan. Menurut Samuel, pada orang yang sehat konsumsi lemak tinggi bisa meningkatkan kolesterol.

"Jadi manfaat susu beruang yang sekarang sama saja dengan susu lainnya, baik untuk kesehatan, tapi bukan untuk mengobati penyakit," ujar Samuel.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210705123701-255-663301/dokter-beberkan-kandungan-gizi-susu-beruang

LihatTutupKomentar