Warga Gandapura Diduga Coba Gorok Leher dan Potong Urat Nadi Sendiri, Begini Kondisinya Saat Ini


Foto: Anggota Polsek Gandapura, Bireuen memperlihatkan tempat kejadian upaya bunuh diri seorang warga Cot Jabet Gandapura di rumah keluarganya di Desa Cot Teube, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Sabtu (5/6/2021). 

Detik Kabar, BIREUEN – Seorang warga Gandapura, Bireuen berinisial Fer (31), warga Desa Cot Jabet, Gandapura, Bireuen diduga mencoba bunuh diri.

Fer yang menurut tim penyidik Polres Bireuen mengalami gangguan jiwa itu diduga mencoba menggorok leher dan memotong urat nadi tangan sebelah kirinya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi di rumah salah seorang keluarganya di Desa Cot Teube, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, SH, SIK, MSi melalui Kasat Reskrim, AKP FAdila Aditya Pratama SIK kepada Serambinews.com mengatakan, pria yang diduga berupaya bunuh diri berinisial Fer, tercatat sebagai warga Desa Cot Jabet, Gandapura.

Sedangkan kejadian tersebut bertempat di salah satu rumah keluarga di Desa Cot Teube, berjarak sekitar 2 kilometer (Km) arah selatan Desa Cot Jabet.

Menurut keterangan, informasi awal anggota Polsek Gandapura mendapatkan laporan dari perangkat desa tentang ada warga mencoba bunuh diri.

Lalu, tim Polsek Gandapura bergerak cepat ke lokasi atau rumah tempat kejadian dan melihat korban masih hidup. 

Korban yang bersimbah darah segera dievakuasi ke Puskesmas Gandapura untuk mendapatkan pertolongan.

Tim medis Puskesmas Gandapura memeriksa kondisi korban dan di tubuh korban terdapat luka
terbuka di leher akibat terkena benda tajam dan luka sayatan di pergelangan tangan kiri.

“Usai mendapat pertolongan pertama, korban segera dievakuasi ke UGD RSUD dr Fauziah Bireuen untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen yang didampingi Paur Humas, Bripka Safwan Rizal.

Setelah korban diantar ke IGD RSUD Bireuen, tim Polsek Gandapura bersama anggota dari Polres Bireuen kembali lagi ke rumah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Adapun saksi yang sudah diperiksa yaitu M Hanafiah (45) dan Safriadi (35), keduanya warga Desa Cot Teube.

Keterangan dari saksi serta bukti pendukung menguatkan, bahwa korban diduga hendak melakukan upaya  bunuh diri atau bukan akibat perbuatan orang lain.

Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah kejadian, juga ditemukan satu pisau berbekas darah.

“Setelah ditanyakan pada saksi yang melihat bahwa membenarkan  pisau tersebut yang digunakan oleh korban untuk melakukan percobaan bunuh diri,” ujar Kasat Reskrim.

Percobaan bunuh diri tersebut dilakukan pada saat korban berada di rumah familinya yang berada di Desa Cot Teube dan perbuatan tersebut dilakukan di dalam sebuah kamar.

Kasat Reskrim menambahkan, perbuatan percobaan bunuh diri tersebut dimungkinkan dilakukan karena halusinasi dan kejiwaan yang sudah terganggu.

Apalagi, terangnya, catatan tim penyidik, korban mengalami gangguan jiwa dan sedang dalam pengobatan.

Kapolres Bireuen melalui Kasat Reskrim mengingatkan perlu kiranya dilakukan pengawasan yang ketat oleh pihak keluarga korban.

Pasalnya, yang bersangkutan merupakan pasien gangguan jiwa yang sifatnya sering
melakukan tindakan yang  merugikan orang lain.

“Perlunya  dilakukan pengobatan kejiwaan terhadap korban, sehingga perbuatan yang dapat
merugikan diri sendiri dan orang lain dapat dihindari,” tukas Kapolres Bireuen.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com menyebutkan, kondisi korban dalam penanganan medis di RSUD dr Fauziah Bireuen dan tertangani.(*)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/06/06/warga-gandapura-diduga-coba-gorok-leher-dan-potong-urat-nadi-sendiri-begini-kondisinya-saat-ini

LihatTutupKomentar