Satpam Pukul dan Tendang Pengemis Penyandang Disabilitas, Korban Selamat Cepat Dilerai Juru Parkir


Foto: Maurits Tarihoran, satpam yang aniaya pengemis penyandang disabilitas diamankan Polsek Medan Kota.(HO) 

Detik Kabar, MEDAN- Seorang pengemis yang merupakan penyandang disabilitas menjadi korban penganiayaan.

Korban dipukul dan ditendang oleh oknum satpam PT Inatex di Pasar Simpang Limun

Oknum satpam bernama Maurits Tarihoran itu menganiaya pengemis yang merupakan penyandang disabilitas.

Aksi pelaku menganiaya korban terekam video hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di kalangan awak media, terlihat Maurits Tarihoran memukul dan menendang korban.

Akibat hantaman bertubi-tubi itu, korban sampai terbungkuk dan nyaris tumbang ditendangi Maurits Tarihoran.

Maurits Tarihoran, satpam yang tega aniaya pengemis penyandang disabilitas akhirnya diringkus petugas kepolisian.

Pelaku Diamankan


Foto: Maurits Tarihoran, satpam yang aniaya pengemis penyandang disabilitas setelah diamankan Polsek Medan Kota.(HO) (Via TribunMedan)

Melansir Tribun Medan, Maurits Tarihoran ditangkap setelah videonya viral pada Sabtu (26/6/2021), atau persisnya beberapa jam setelah pelaku memukuli korban.

Kapolsekta Medan Kota Kompol Rikki Ramadan mengatakan, pihaknya saat ini masih memintai keterangan satpam arogan tersebut.

Kata Rikki, pelaku merupakan warga Jalan Selamat, Medan Amplas.

"Untuk saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan. Masih kami periksa," kata Rikki, Sabtu malam.

Namun, Rikki tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Maurits Tarihoran akan seterusnya mendekam di penjara.

Mengingat, korbannya sendiri sampai saat ini belum melapor.  

Saksi Mata: Korban Dianiaya Membabibuta

Menurut saksi mata, kejadian ini berlangsung sekira pukul 09.30 WIB.

Menurut keterangan saksi mata di Pasar Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan, aksi penganiayaan yang dilakukan Maurits Tarihoran berlangsung tiba-tiba.

Pagi itu, korban yang biasa datang di hari Sabtu dan Minggu untuk mengemis tiba-tiba saja dipukul, ditendang hingga terhuyung-huyung oleh satpam PT Inatex tersebut.

Para saksi tidak begitu tahu, kenapa Maurits Tarihoran membabibuta menganiaya korban.

"Yang kami tahu korban ini warga Lubukpakam," kata Sariaman, Sabtu (26/6/2021) seperti dikutip Serambinews.com dari TribunMedan.

Dia mengatakan, tiba-tiba saja Maurits Tarihoran mengejar dan memukul korban.

Dilerai Juru Parkir

Sementara itu, pekerja di Pasar Simpang Limun bernama Manalu mengatakan bahwa korban biasanya datang tiap Sabtu dan Minggu.

Korban sering membawa dua anaknya. 

"Kawan itu (korban) santun dan ramah. Kita enggak tega," ujar Manalu.

Dia mengatakan, begitu melihat korban dianiaya satpam bernama Maurits Tarihoran, juru parkir (jukir) di lokasi langsung melerai.

Jukir itu langsung menahan Maurits Tarihoran untuk tidak lagi memukul dan menendang korban. 

"Tadi langsung dilerai," kata Manalu.

Sementara itu, Hotner, satpam di lokasi mengaku tidak tahu kejadian ini.

Alasannya, dia berbeda shift dengan Maurits Tarihoran.

Korban yang Ketakutan Dijemput Istri

Warga yang ada di lokasi kemudian berusaha melerai aksi penganiayaan yang dilakukan Maurits Tarihoran.

Namun pelaku tetap emosi, dan kembali berusaha memukul korban.

Korban yang disebut merupakan warga Lubukpakam kemudian pergi meninggalkan lokasi setelah kejadian.

Pascakejadian, korban langsung dijemput oleh istrinya.

Korban ketakutan lantaran dipukuli satpam. (Serambinews.com/ TribunMedan


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/06/27/satpam-pukul-dan-tendang-pengemis-penyandang-disabilitas-korban-selamat-cepat-dilerai-juru-parkir

LihatTutupKomentar