Jarang Diketahui, Ini 12 Tips Ampuh Mengatasi Bau Mulut, Rutin Ganti Sikat Gigi hingga Minum Air


Foto: Ilustrasi 

Detik Kabar - Sering mengalami bau mulut? Tak perlu khawatir, ada 12 tips ampuh untuk mengatasi bau mulut, mulai dari rutin ganti sikat gigi hingga cukup minum air putih.

Bau mulut dalam istilah medis disebut sebagai halitosis, bau mulut merupakan kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja.

Mulai jarang mengganti sikat gigi hingga tak cukup minum air putih sepanjang hari dapat menjadi salah satu penyebab bau mulut yang paling sering terjadi.

Perlu diingat, menjaga kebersihan mulut sama pentingnya dengan kesehatan Anda seperti kebiasaan baik lainnya.

Terkadang, menyikat gigi, berkumur, atau mengunyah mint penetral bau mulut tidak cukup, Anda harus melakukan berbagai tips lainnya untuk mengatasi bau mulut tersebut.

Berikut Serambinews.com rangkum dari laman Step to Health, Rabu (23/6/2021) 12 tips ampuh melawan bau mulut.

1. Sikat gigi setiap habis makan

Sangat penting untuk menyingkirkan kelebihan makanan yang menumpuk di ruang antara setiap gigi.

Sikat gigi juga dapat menghilangkan plak yang tersembunyi di bawah gusi Anda.

Plak ini tidak hanya menyebabkan bau mulut, tetapi juga membentuk bintik-bintik yang dapat menyebabkan dekalsifikasi pada gigi.

2. Benang

Terkadang sikat gigi Anda tidak sepenuhnya menghilangkan sisa makanan yang tersangkut di antara gigi, baik karena terlalu kecil atau hanya karena sikat gigi Anda tidak dapat mencapai area tersebut.

Partikel-partikel ini yang tersangkut di gigi atau di bawah gusi Anda dapat menyebabkan infeksi yang tidak menyenangkan seperti gingivitis atau radang gusi.

3. Sikat lidah

Lidah menjebak banyak kuman karena terkena mikroorganisme setiap kali kita membuka mulut.

Ada sikat gigi yang khusus untuk menyikat lidah, Anda dapat menggunakannya untuk membersihkan bagian dalam pipi dan menghilangkan sisa-sisa kuman atau bakteri yang menyebabkan bau mulut.

4. Ganti sikat gigi secara teratur

Jangan biarkan sikat gigi berada dalam kondisi terbuka di kamar mandi. Hal tersebut dapat mempermudah bagi ratusan bakteri yang hidup di kamar mandi dan menempel pada sikat gigi.

Spesialis perawatan mulut merekomendasikan untuk mengganti sikat gigi Anda setiap dua hingga tiga bulan.

Penting untuk mengganti sikat gigi Anda setelah pilek atau flu karena dapat membawa bakteri menular, yang dapat menyebabkan kekambuhan.

5. Gunakan obat kumur bebas alkohol

Setelah rasa mint atau jeruk hilang, mulut Anda akan mengering dan Anda bisa mengalami bau mulut.

Ini karena banyak jenis obat kumur mengandung alkohol hingga 27%.

Demikian juga, obat tersebut memiliki komponen bernama chlorhexidine yang dapat menodai gigi Anda dari waktu ke waktu.

6. Jangan minum kopi terlalu banyak

Kafein dalam kopi dapat memperlambat produksi air liur yang akhirnya membuat mulut kering dan menyebabkan bau mulut.

Anda dapat mengubah kebiasaan minum kopi yang obsesif dan mulai minum teh panas atau dingin sebagai gantinya. Teh alami adalah pilihan yang lebih baik.

7. Minum air putih minimal dua liter sehari

Cairan ini sangat penting untuk tubuh.

Minum air dalam jumlah yang tepat biasanya merangsang aliran air liur. 

Ketika air liur banyak, mulut Anda tidak akan kering dan Anda akan cenderung tidak memiliki bau mulut.

8. Jangan minum obat yang tidak perlu

Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, antihistamin, dan antidepresan sering menurunkan produksi air liur.

Spesialis kesehatan harus menjawab semua pertanyaan dan menjelaskan kepada pasien efek samping yang mungkin mereka dapatkan dari minum pil tertentu.

9. Batu amandel

Batu-batu ini tersangkut di belakang tenggorokan Anda.

Batu amandel berbau busuk karena merupakan endapan keras makanan dan bakteri yang bersarang di amandel.

Batu amandel terlihat seperti bintik-bintik putih kecil atau benjolan. Anda harus memiliki kebersihan mulut yang baik untuk mencegahnya muncul.

10. Hindari diet yang rendah karbohidrat

Mengikuti diet rendah karbohidrat menghasilkan ketosis, suatu proses yang memaksa tubuh untuk membakar lemak dan protein yang disimpan untuk energi.

Selama proses ini, tubuh melepaskan bahan kimia seperti keton yang menyebabkan bau tidak sedap.

12. Berat badan 

Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan faktor perangsang untuk halitosis (bau mulut) yang tidak menyenangkan.

Berbagai penelitian menunjukkan ada hubungan antara kelebihan berat badan dan bau mulut.

13. Hindari permen

Tablet mint dan permen karet mengandung gula yang tinggi.

Setelah dikunyak dan efek rasa manisnya habis, gula dan bakteri tetap tersuspensi di permukaan gigi sehingga menimbulkan bau mulut.

Sebaiknya, jika Anda ingin napas segar, cobalah permen mint bebas gula.

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/06/25/jarang-diketahui-ini-12-tips-ampuh-mengatasi-bau-mulut-rutin-ganti-sikat-gigi-hingga-minum-air

LihatTutupKomentar