Hukum Ternak Cicak Untuk Dibunuh Supaya Dapat Pahala, Buya Yahya: Jangan Buat Musuh untuk Berperang
Foto: Buya Yahya. (INSTAGRAM @buyayahya_albahjah)

Detik Kabar - Hukum bunuh cicak dalam Islam.

Seperti sudah umum diketahui, Islam membenarkan membunuh cicak, bahkan akan mendapatkan pahala. 

Sehingga biasanya anak-anak dengan bersemangat mencari cicak pada dinding-dinding rumah untuk ditembakkan dengan karet. 

Ada pun hadist yang menerangkan mengenai membunuh cicak, diriwayatkan oleh Imam Hadist Muslim. 

“Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua,” (HR Muslim).

Karena hukum bunuh cicak mendapat pahala, kemudian ada wacana memelihara atau beternak cicak kemudian dibunuh, sehingga bisa mendapatkan pahala sebesar-besarnya.

Bagaimana hukumnya terhadap tindakan demikian?

Pertanyaan ini ditanyakan seorang jamaah kepada Buya Yahya saat menyampaikan ceramah dengan topik hukum bunuh cicak dalam Islam.   

"Bunuh Cicak Bisa Dapat Pahala Besar, Benarkah? - Buya Yahya Menjawab

Demikian topik postingan yang diunggah Instagram @buyayahya_albahjah, Minggu (13/6/2021). 

Apakah benar jika kita membunuh cicak akan mendapat pahala yang besar? Mari simak jawaban Buya Yahya," demikian tertulis pada postingan itu. 

Sebelum memberikan penjelasan mengenai bunuh cicak mendapatkan pahala, seorang jamaah bertanya kepada Buya. 

Karena membunuh cicak mendapatkan pahala, bagaimana bila seseorang menternak cicak sampai banyak-banyak, kemudian membunuhnya. 

Sehingga mendapatkan pahala yang banyak, karena membunuh banyak cicak. 

Buya Yahya memberikan penjelasan, terkait ternak cicak untuk dibunuh agar mendapat pahala. 

Dianjurkan Jika Ditemukan

Buya Yahya menerangkan, cicak dianjurkan dibunuh apabila ditemukan, bukan sengaja diternak untuk dibunuh. 

"Ada riwayat yang mengatakan demikian (bunuh cicak) sehingga para ulama mengatakan membunuh cicak adalah dianjurkan," kata Buya. 

"Cuma dianjurkan kalau kita menemukannya, bukan memelihara lalu membunuhnya," tambah Buya. 

Penjelasan Buya jelas bahwa cicak dibunuh apabila menemukannya, bukan sengaja memelihara sampai berkembangbiak lalu membunuhnya. 

Mencari pahala bukan-lah dengan cara demikian, karena untuk mendapatkan pahala, tidak mesti memelihara cicak lalu dibunuh. 

"Untuk menjadi pahlawan tidak harus membuat musuh lalu berperang," terang Buya. 

Daripada menternak cicak lalu dibunuh, Buya lebih menganjurkan berternak ayam dan hewan-hewan ternak pada umumnya. 

Karena dagingnya bisa disedekahkan dan lebih menjamin membahagiakan sekeliling, daripada memelihara cicak. 

Terang Buya, baik dari kajian Islam maupun ilmu pengetahuan, memang ada pada tubuh cicak penyakit-penyakit, apalagi cicak kerap mengotori rumah, sehingga dianjurkan untuk dibasmi, sebab cicak masuk dalam kategori hama. (Serambinews.com/Syamsul Azman)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/06/14/hukum-ternak-cicak-untuk-dibunuh-supaya-dapat-pahala-buya-yahya-jangan-buat-musuh-untuk-berperang

LihatTutupKomentar