Bayi Tertukar di Rumah Sakit, Kedua Belah Pihak Adukan Pelayanan RS ke Pihak Berwajib


Detik Kabar, KUALA LUMPUR - Dua orang ibu yang tertukar bayinya di sebuah rumah sakit swasta di Shah Alam, Malaysia membuat pengaduan kepada pihak berwajib atas yang mereka alami.

Melansir dari Harian Metro, Minggu (13/6/2021) Siti Suriani Wahiddin (23) menjelaskan bahwa dirinya kecewa dengan tindakan yang tidak bertanggung jawab dari pihak rumah sakit.

Sebutnya pihak rumah sakit telah menyerahkan bayinya kepada orang lain tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan tidak teliti.

Menurutnya, yang sangat ia sayangkan adalah keadaan bayi yang baru dilahirkan namun telah dibawa keluar rumah sakit sebelum sampai 24 jam.

"Saya melahirkan bayi laki-laki pada pukul 02:36 dini hari pada hari Jumat (11/6/2021) dan bayinya diletakkan pada tempat penjagaan pihak rumah sakit.

Pada pukul 08:30 pagi waktu Malaysia, saya meminta untuk melihat bayi dan perawat membawa saya masuk ke dalam kamar khusus bayi.

Saya menyadari bahwa wajahnya berbeda, tapi tidak menyadarinya karena pada tempat tidur bayi tertera nama saya," katanya.

"Saya dibenarkan pulang kemarin (Sabtu-red), kami menyadari bahwa bayi itu bukanlah bayi kami ketika suami memotong tanda pengenal yang diletakkan pada bagian kaki bayi dan tertera nama perempuan lain," tambahnya.

Siti dan suaminya Mohammad Syafiq Irfan Azman (23) menetap di Setia Alam, Selangor, langsung menghubungi pihak rumah sakit untuk menjelaskan yang terjadi.

Setelah menghubungi rumah sakit, ia bersama suami diminta untuk kembali ke rumah sakit untuk melakukan pertukar kembali bayi, setelah pihak rumah sakit berhasil mendapatkan informasi tentang orang tua bayi yang tertukar.

"Jantung saya seperti luruh ketika pihak rumah sakit membenarkan bahwa bayi kami tertukar, meski demikian saya bersyukur bayi kami dijaga oleh keluarga yang baik," sebutnya.

"Pagi ini saya menuju rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, saya berharap pihak rumah sakit bertanggungjawab, saya akan konsultasi dengan pengacara terkait kasus ini agar ditindaklanjuti," katanya setelah membuat laporan polisi.

Sementara itu, Diana Hanani Abdullah (23) juga kecewa dengan kejadian yang membuat emosinya terganggu.

Menurutnya, dia melahirkan bayi laki-laki melalui operasi di rumah sakit yang sama pada pukul 15.02 pada 10 Juni (Kamis-red) dan diizinkan pulang ke rumah di Puncak Alam, Selangor, pada pukul 12 siang, Sabtu (12/6/2021).

"Saya tahu bayi kami tertukar setelah pihak rumah sakit menghubungi, saya sangat terkejut dan minta suami untuk mencari tanda nama anak yang telah dibuang dalam tempat sampah dan mendapatkan tertera nama Siti Suriani.

Kami langsung kembali ke rumah sakit dan melakukan proses pertukaran bayi, dengan perasaan sedih karena bayi kami telah tertukar," katanya juga setelah membuat laporan polisi. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Sumber:  https://aceh.tribunnews.com/2021/06/13/bayi-tertukar-di-rumah-sakit-kedua-belah-pihak-adukan-pelayanan-rs-ke-pihak-berwajib

LihatTutupKomentar