Tragis! Perawat Cantik di Malang Disiram Bensin Lalu Dibakar Oleh OTK, Ini Kronologinya


Foto: Eva Sofiana Wijayanti, perawat yang mengalami penyiraman orang tak dikenal 

Detik Kabar - Seorang perawat klinik di Malang, Eva Sofiana Wijayanti mengalami perlakuan tak menyenangkan. Wajah dan tubuhnya disiram cairan, lalu dibakar orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/5/2021) siang, saat korban istirahat siang di ruang istirahat klinik
Bunga Husada di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Malang, yang merupakan tempatnya bekerja

Berikut kronologi dan detik-detik perawat cantik berusia 35 tahun asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang dibakar menggunakan bensin oleh pria tak dikenal, Senin (3/5/2021).

Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi menjelaskan identitas korban bernama Eva Sofiana Wijayanti.

Hasil penelusuran SURYAMALANG.COM, Korban bekerja di Klinik Bunga Husada Kalipare.

Kini, korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen.

Sholeh menjelaskan peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik Bunga Husada.

Korban diketahui sedang masuk kerja shift pagi.


Foto: Eva Sofiana Wijayanti, perawat yang mengalami penyiraman orang tak dikenal (Dok Eva Sofiana Wijayanti)

Tak lama kemudian, tiba-tiba datang seorang laki laki mengendarai sepeda motor Honda Beat merah.

Sholeh menuturkan, ciri-ciri pria itu menggunakan jaket hitam, helm dan masker.

Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.

Setibanya bertemu korban, pelaku langsung menyiramkankan cairan ke bagian wajah dan tubuh korban.

Tanpa menunggu lama, pelaku menyulutkan korek ke arah tubuh korban.

Pelaku langsung lari terbirit-birit meninggalkan lokasi.

Saat itu, hanya ada satu saksi saat itu di klinik tersebut.

Saksi berhasil dipadamkan dengan air korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada.

"Doakan pelakunya segera tertangkap. Kami bersama jajaran Polres Malang akan terus menyelidiki kasus ini," tutupnya. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)


Foto: Klinik Bunga Husada Kalipare Kabupaten Malang, tempat kerja Eva Sofiana Wijayanti. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)

Berita perawat lainnya

Dugaan Perawat Cabul, Pasien Perempuan Diremas saat Lemas di IGD

Kasus dugaan 'Perawat Cabul' Jilid 2 kembali terjadi di Surabaya dan ditangani Polrestabes Surabaya.

Kali ini dugaan perbuatan cabul atau pelecehan seksual oleh seorang perawat laki-laki pada pasien perempuan terjadi di RS Haji.

Seorang pasien perempuan yang merasa jadi korban pencabulan oleh oknum perawat RS Haji melapor ke Polrestabes Surabaya, Selasa (23/2/2021).

Polisi langsung menanggapi laporan itu dan berjanji akan segera melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi termasuk saksi terlapor, perawat laki-laki.

Pasien perempuan berinisial DIS (19) warga Gebang Lor Surabaya itu merasa diremas p*yudaranya oleh seorang perawat laki-laki saat ia dalam kondisi lemas di ruang IGD RS Haji.

DIS mengaku jika kejadian itu terjadi saat ia berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Haji Surabaya, Minggu (21/2/2021) dini hari.

Ia diantar suaminya ke rumah sakit karena alami sakit lambung hingga tak sadarkan diri.

"Saya punya penyakit lambung," kata DIS, saat ditemui usai laporan di Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Selasa (23/2/2021).

Sesampai di IGD, DIS yang sudah sadarkan diri kemudian diperiksa perawat laki-laki.

Saat berada di salah satu ruangan IGD, ia mengaku hanya berdua saja.

Mula-mula perawat laki-laki tersebut memeriksa detak nadi dan tensi DIS.

"Saat memeriksa dan tensi, perawat itu meremas p*yudara saya. Saya mau berteriak tidak bisa karena kondisi tubuhnya masih lemas, tapi sadar," ungkap DIS.

Setelah melakukan tindakan asusila itu, perawat tersebut pergi tanpa menjawab saat ditanya namanya oleh DIS.

Tak lama, suami DIS datang bersama dokter untuk memeriksa kesehatan DIS.

"Saat itu belum berani cerita. Pas sudah diperiksa dan dibolehkan pulang, saya baru cerita ke suami saya. Tapi saya bilang besok saja diurus setelah kondisi saya membaik. Karena saat itu masih drop," terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan dugaan pelecehan seksual tersebut dan baru diterima dari SPKT.

"Nanti kami tindaklanjuti dan dalami apakah hal ini benar terjadi," kata Oki, Selasa (23/2/2021).

Oki juga menyebut akan memanggil para pihak untuk diperiksa sebagai saksi sekaligus mencari bukti petunjuk atas peristiwa tersebut.

"Kami juga pasti akan memanggil saksi-saksi, termasuk yang melapor dan terlapor," jelas Oki. (SURYAMALANG.COM)

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul KRONOLOGI Perawat Cantik di Kalipare Malang Disiram Bensin Lalu Dibakar, Ini Skenario Pembakarannya

LihatTutupKomentar