Suara Ledakan Bergema di Jalur Gaza, Perayaan Idul Fitri 1442 H Jadi Buyar


Foto: Seorang pria Palestina terluka terkena serangan udara Israel dan menunggu perawatan di rumah sakit di Kota Gaza, Rabu (12/5/2021). 

Detik Kabar, KOTA GAZA - Jalur Gaza, Palestina makin membara, suara ledakan rudal jet tempur Israel terus bergema di seluruh negeri.

Kondisi itu membuat warga Jalur Gaza harus meniadakan perayaan Idul Fitri 1442 yang jatuh pada Kamis (13/5/2021).

Suara ledakan bergama saat pertempuran antara Israel dan Hamas di Jerusalem meningkat.

Sejak Senin (10/5/2021) malam, 28 warga Palestina, termasuk sembilan anak-anak dan seorang wanita, telah tewas di Gaza, sebagian besar oleh serangan udara Israel.

Dilansir AFP, Selasa (12/5/2021), persiapan Idul Fitri terhenti di jalan-jalan yang sebagian besar kosong karena toko-toko menutup jendela dan orang-orang tetap tinggal di dalam rumah.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan:

“Selama agresi Zionis terhadap rakyat kami berlanjut, perlawanan Palestina, terutama Hamas, akan tetap berada dalam keadaan permanen."

"Israel telah membuat Jerusalem, Masjid Al-Aqsa dan Jalur Gaza menjadi target dan tempat terjadinya kejahatan."

Sedangkan pesawat tempur Israel telah menyerang puluhan situs di Gaza, termasuk rumah dan area pertanian, serta tempat pelatihan militer Hamas dan Jihad Islam.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkata:

“Kami berada di tengah-tengah kampanye militer."

"Tentara Israel telah menyerang ratusan lokasi Hamas dan Jihad Islam di Gaza."

Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan: "Musuh mengebom target di mana mujahidin kami hadir untuk mengusir agresi, dan kami memiliki martir."

Warga Gaza mengalami malam yang panjang pemboman dan teror.

Beberapa kehilangan orang yang mereka cintai, yang lainnya kehilangan rumah.

Rashad Al-Sayed (57) yang tinggal di lantai enam gedung Tiba di kamp pengungsi Al-Shati, sebelah barat Kota Gaza, mengatakan atap rumah menimpa keluarganya saat sedang tidur setelah shalat Subuh.

Dari tempat tidur di Rumah Sakit Al-Shifa Gaza, dia mengatakan kepada Arab News:

“Itu adalah malam yang keras, kami tidak bisa tidur, dan ketika kami memutuskan untuk tidur, atap menimpa kami."

"Pesawat-pesawat tempur Israel menghantam sebuah apartemen di atas apartemen saya di lantai tujuh. "

Al-Sayed terluka ringan, tetapi putra tertuanya, Ahmed, 23, terluka parah dan dirawat intensif di rumah sakit yang sama.

Saksi mata mengatakan pesawat tempur Israel menembakkan empat rudal ke sebuah apartemen lantai tujuh sekitar pukul 4:30 pagi.

Menyebabkan kerusakan di sebagian besar gedung, dan menewaskan seorang wanita dan putranya di lantai bawah.(*)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/05/13/suara-ledakan-bergema-di-jalur-gaza-perayaan-idul-fitri-1442-h-jadi-buyar

LihatTutupKomentar