Paket Bikin Kesal Pengancam Kurir dengan Samurai: Beli Jam, Dapatnya Kertas
Foto: Pria yang ancam kurir di Ciputat, Tangsel jadi tersangka dan ditahan (Rakha/detikcom)

Detik Kabar, Tangerang Selatan - MDS (44) mengancam kurir dengan samurai saat transaksi cash on delivery (COD) di Ciputat, Tangerang Selatan. MDS merasa kesal lantaran paket yang dia terima tidak sesuai dengan pesanannya. Lantas apa pesanannya?

"Katanya, informasi yang kami peroleh dia kan pesan berupa jam ya. Tapi ternyata berangnya tidak seperti jam, bukan jam alias kosong lah. Itu isinya itu di dalamnya itu berupa kertas ya," ujar pengacara SiCepat, Wardaniman Larosa kepada detikcom, Kamis (27/5/2021).

Wardaniman mengatakan, kurirnya telah menawarkan agar pemesanan tersebut dikembalikan. Sebab, MDS juga telah menaruh curiga bahwa barang yang ia terima tak sesuai pesanan.

"Bisa dibalikkan, kita balikkan. Ya, dibalikkan ke kurir kami, tapi tidak boleh dibuka dulu. Kan dia udah curiga nih, kurir kami juga sudah menawarkan dia untuk kalau mau dibalikkan boleh, karena kami pasti balikkan ke seller," ucap Wardaniman.

Namun, MDS malah membuka paket tersebut. Menurut Wardaniman, apabila barang yang diterima pembeli telah dibuka maka tak dapat dikembalikan.

"Udah buka duluan. Jadi SOP kita kalau dia udah buka duluan kan ya berarti dia udah setuju kan," kata dia.

Seller Diduga Bermasalah

Wardaniman Larossa mengatakan bahwa kejadian itu bukan kesalahan kurir. Sebab, kurir hanya bertugas mengirimkan barang.

"Kami duga ini kan seller-nya ini kan yang bermasalah, yang nakal," lanjut dia.

Klarifikasi soal Kurir Datangi Customer

Setelah kejadian viral itu sejumlah kurir berdatangan menemui MDS. Wardiman menjelaskan, kurir-kurir datang sebagai bentuk solidaritas terhadap temannya yang mengalami intimidasi dari MDS.

"Sebenernya kita sempat datang, teman-teman kurir ya. Karena alasan solidaritasnya," kata Wardaniman.

Wardaniman mengatakan, para kurir tersebut juga telah berkoordinasi dengan Ketua RT, RW, hingga kepolisian setempat. Aparat setempat juga datang melakukan mediasi.

"Ketika izin, Pak RT menyarankan lapor dulu ke Pospol. Itu kan dah malem tuh. Setelah mereka lapor Pospol, terus besoknya bersama RT dan RW kan coba memediasi ya," ucap dia.

Saat mediasi tersebut dilakukan, Wardaniman menyebut MDS tetap bersikeras menyalahkan kurir. Akhirnya, pertemuan itu pun tak menghasilkan titik temu.

"Sampai di sana si pelaku ini masih tetap ngotot menyalahkan kurir kami. Nah jadi kurang lebih seperti itu, tidak ada HRD saat itu. Didatangi (para kurir) dalam artian untuk klarifikasi ya," kata Wardaniman.

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon menjelaskan pengancaman yang dilakukan pelaku adalah spontanitas. Pelaku kesal karena pesanannya tidak sesuai.

"Awalnya yang dipesan adalah jam tangan, tetapi yang datang adalah bungkus rokok yang isinya kosong," kata Jun di Polsek Ciputat Timur.


Sumber: https://traffic.popin.cc/redirect/discovery?url=https%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fberita%2Fd-5584498%2Fpaket-bikin-kesal-pengancam-kurir-dengan-samurai-beli-jam-dapatnya-kertas

LihatTutupKomentar