Hukum Puasa Syawal Sedangkan Masih Punya Utang Puasa, Buya Yahya: Dapat Pahala Double


Foto: Buya Yahya 

Detik Kabar - Setelah melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadhan, disunnahkan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal.

Puasa sunnah selama enam hari ini dilakukan untuk menjadi kesempurnaan ibadah puasa.

Sebagian pendapat mengatakan bila melakukan puasa Syawal selama enam hari setelah penuh melakukan ibadah puasa dalam bulan Ramadhan, maka pahala yang diberikan Allah SWT akan berpuluh kali lipat.

Namun, bagaimana jika seorang Muslim, baik laki-laki maupun perempuan masih memiliki hutang puasa namun ingin melaksanakan puasa Syawal?

Apakah harus mendahulukan puasa Syawal sebelum membayar hutang puasa?

Buya Yahya melalui postingan Instagram @buyayahya_albahjah, Rabu (19/5/2021) turut menjelaskan mengenai puasa Syawal atau membayar hutang puasa.

"Puasa Syawal Tapi Belum Bayar Hutang Puasa, Bagaimana Hukumnya?

Pada bulan syawal, kita disunahkan untuk berpuasa selama 6 hari karena memiliki banyak keutamaan. Namun jika masih memiliki hutang puasa, apa hukumnya jika kita melaksanakan puasa syawal?," tulis pada postingan.

Lebih Baik Bayar Hutang Puasa

Jika masih memiliki hutang puasa, maka sebaiknya mendahulukan hutang puasa daripada berpuasa enam hari dalam bulan Syawal.

Istimewa membayar hutang puasa dalam bulan Syawal adalah, niat membayar hutang puasa Ramadhan yang tinggal, namun pahala puasa Syawal akan tetap didapatkan, meskipun niat puasa untuk membayar hutang puasa.

"Kalau punya hutang puasa, maka sebaiknya membayar hutang puasa. Allah Maha Kasih, ketika bayar hutang puasa dalam bulan Syawal, maka dapat pahala puasa Syawal meskipun niatnya membayar hutang puasa.

Kalau puasa sunnah saja, maka hutangnya tidak terbayar," jelas Buya pada video. 

Seperti puasa sepanjang masa

Puasa selama enam hari pada bulan Syawal pahalanya sebanding seperti puasa sepanjang masa. 

Puasa Syawal dilaksanakan setelah 1 Syawal, baik 2 Syawal sampai seterusnya selama enam hari, 

1 Syawal diharamkan berpuasa, karena pada masa itu sedang dilaksanakan Idul Fitri. 

"Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan kemudian ditambah enam hari pada bulan Syawal, maka seperti berpuasa sepanjang masa," kata Buya.

"Tanggal 1 Syawal haram berpuasa, tidak juga harus langsung berpuasa, yang penting ambil enam hari di bulan Syawal," tambah Buya. 

Buya juga turut menerangkan, memang dianjurkan untuk langsung mengambil puasa Syawal pada tanggal 2 Syawal. 

"Memang bagusnya langsung, setelah 1 Syawal berbuka, hari keduanya langsung berpuasa," terang pengasuh Al-Bahjah.

Sumber:  https://aceh.tribunnews.com/2021/05/20/hukum-puasa-syawal-sedangkan-masih-punya-utang-puasa-buya-yahya-dapat-pahala-double

LihatTutupKomentar