Gadis 25 Tahun Ini Tewas Ditembak, Korban Menolak Menikah dengan Seorang Pria
Foto: Mayra Zulfiqar, seorang gadis Inggris berdarah Pakistan yang ditemukan tewas di kota Lahore. Dia disebut ditembak mati setelah menolak menikahi seorang pria.(FACEBOOK via Sky News) 

Detik Kabar, LAHORE - Tragis, seorang gadis harus kehilangan nyawa karena menolak menikah.

Korban bernama Mayra Zulfiqar berusia 25 tahun tewas ditangan seorang lelaki.

Seorang gadis Inggris berdarah Pakistan dilaporkan ditembak mati karena menolak menikah dengan seorang pria.

Mayra Zulfiqar ditemukan tewas di Lahore, dengan temannya, Mohammad Nazeer, membeberkan kronologinya kepada polisi.

Nazeer mengungkapkan, Mayra didekati oleh seorang lelaki yang ingin menikahinya.

Pria itu mengancam bakal memberi konsekuensi serius jika ditolak korban.

Harian Pakistan berbahasa Inggris Dawn memberitakan, ditemukan luka tembak dan bekas penyiksaan di jenazahnya.

Petugas Qasim menuturkan, dari pemeriksaan awal diketahui ada peluru yang bersarang di pundak gadis 25 tahun itu.

Namun kepada The Independent Urdu, Qasim menerangkan mereka masih menunggu hasil otopsi untuk menentukan penyebab pasti kematiannya.

"Apakah karena luka tembak ataukah lehernya dicekik," ujar Qasim sebagaimana diberitakan Sky News Selasa (4/5/2021).

Qasim melanjutkan untuk kepentingan penyelidikan, Kepolisian Lahore sudah menangkap dua orang pria.

Mayra tiba di Pakistan dua bulan untuk menghadiri sebuah pernikahan, dan tinggal di rumah sewa bersama teman.

Berdasarkan pemberitaan London Evening Standard, dia diketahui tinggal di Feltham, sebelah selatan London.

Dia merupakan mahasiswi hukum di Universitas Middlesex, dan saat ini bekerja sebagai paralegal, Kantor Pembangunan.

Persemakmuran Inggris menyatakan, saat ini mereka tengah mencari informasi dari otoritas setempat.

"Doa kami bersama keluarga yang saat ini berada dalam masa duka," ujar pemerintah Inggris.

Kasus serupa juga pernah terjadi di India.

Seorang pria di Negara Bagian Uttar Pradesh, India, dilaporkan menembak mati wanita yang menolak lamaran pernikahannya.

Tragisnya, wanita tersebut hendak melangsungkan pernikahan dengan pria lain, dan dia tewas hanya dua hari sebelum pernikahannya.

Selain calon pengantin wanita, ayahnya juga menjadi korban penembakan oleh pria yang cintanya bertepuk sebelah tangan itu.

Dilansir dari Daily Mail Jumat (3/7/2020), korban wanita bernama Anchal dan ayahnya bernama Rajkumar.

Mereka tewas ditembak saat menari bersama di rumah pada Minggu (28/6/2020).

Rekaman video yang dicantumkan Daily Mail menunjukkan penembakan terjadi saat pesta.

Anchal dan ayahnya tewas akibat serangkaian tembakan yang dilepaskan pelaku.

Sementara itu saudara laki-laki Anchal terluka.

Kepala polisi Akhilesh Narayan Sing menerangkan, "Terdakwa cinta segitiga dan rekannya mendatangi rumah gadis itu sekitar tengah malam dan mulai menembak membabi buta pada anggota keluarga korban."

"Anchal dan dua anggota keluarga lainnya tertembak, sementara yang lain lari menyelamatkan diri," demikian keterangan polisi yang dikutip Daily Mail.

 Aman sebagai kakak Anchal mengatakan, pria bersenjata itu ingin menikahi adiknya tapi sang adik menolaknya.

Lalu ketika mereka sedang berpesta untuk menyambut pernikahan dengan pria lain, pelaku datang ke pesta itu dengan lima temannya naik sepeda motor.

Mereka lalu melepaskan serangkaian tembakan membabi buta.

Polisi telah menangkap dua pelaku penembakan, tapi pria yang lamarannya ditolak itu masih buron.

Kompas.com dengan judul "Menolak Menikahi Seorang Pria, Gadis Ini Ditembak Mati di Pakistan",


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/05/05/gadis-25-tahun-ini-tewas-ditembak-korban-menolak-menikah-dengan-seorang-pria

LihatTutupKomentar