Viral Bunga Tabur di Makam Hilang, Warganet Murka: Dicuri Lalu Dijual Lagi


Foto: Seorang warganet menceritakan bunga di pusara yang telah ditaburkan hilang dalam kurun waktu tiga jam. 

Detik Kabar - Memasuki bulan suci Ramadhan, tradisi ziarah kubur atau nyekar selalu dilakukan sebagian besar masyarakat jelang puasa.

Tempat pemakaman pun kian ramai dikunjungi masyarakat untuk mereka nyekar mendiang orang tua atau sanak saudara.

Namun, ada cerita miris dari seorang warga yang membagikan pengalaman pahitnya lewat akun Facebook saat berziarah di Tempat Pemakaman Umum TPU Pracimaloyo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam unggahannya di Facebook, pemilik akun bernama Angga Joananto bercerita sekaligus menampilkan foto sisi kiri saat adiknya berziarah atau nyekar dengan menaburi bunga mawar di atas pusara.

Namun hanya berjarak sekitar tiga jam, sang kakak yang giliran ziarah melihat bunga tabur di makam sudah hilang.

"Ceritanya mau nyekar bareng adik. Berhubung saya ada kerjaan, adik saya nyekar duluan, saya nyekar siangan saja. Foto kiri adik saya jam 8 atau 9 pagi tadi nyekar dengan membawa kembang.

Foto kanan saya nyekar jam setengah 12-an, kembangnya udah tidak ada, tinggal sisa-sisa aja," tulis caption unggahan tersebut.

"Saya sempet berpikir apa adik saya tidak jadi nyekar pagi, ternyata udah nyekar bukti foto di bawah.

Ya mungkin cuma sekadar "kembang", cuma kalau diambil gini namanya pencurian.

Saya tahu yang penting dioa-nya, tapi ya dihargai jangan diambil gitu kembangnya," tambah caption itu.

Warganet tersebut menduga jika bunga yang digunakan untuk pusara itu diambil lalu dijual kembali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Yang saya takutkan, Kembang itu diambil lalu dijual lagi, semoga aja tidak," tulisnya lagi.

Sontak saja, postingan hilangnya bunga tabur itu mengundang reaksi warganet.

Banyak di antaranya merasa geram dan menduga jika bunga tersebut telah dicuri lalu dijual kembali untuk ditawarkan ke peziarah kubur lainnya.

"Video nya di tiktok,,banyak peziarah mengeluh pas mau pulang blm pada naik mobil para2 pengemis dan pengepul pada kroyokin makam trus bunga nya di ambil di jual lagi.

Bukannya ga iklas dan ga peduli rakyat kecil,tp cara mereka kaya ga manusiawi cari uang nya,, dan para pengemis itu kerumunin mobil nya smpe manjat2 ngintip di jendela,ngetik banget tau," komentar @susi_binbil.

"Sedikit tips. Siap di tabur langsung siram airr jd kan bunganya basah dan ga bisa dijual lagi," komentar @mummy.jhan.

"Lg musim kembang ilang d kuburaan yg mrka jual lg dkt kuburaan tkng kembang," komentar @andreagunawan.

Rupanya, bukan hanya pemilik akun Facebook Angga Joananto saja yang kehilangan bunga kembang di pusara.


Foto: Seorang warganet menceritakan jika bunga di pusara yang telah ditaburkan hilang dalam kurun waktu 3 jam. (Tangkapan layar @nenk_update.)

Lewat kolom komentar, beberapa warganet juga menceritakan pengalaman yang sama. 

"Pengalaman yang baru aja saya rasain. Tadi pagi jam 8 saya nyekar bareng alm ibu, bareng kakak-kakak, sebagian ada yang naik motor, sedangkan saya bawa mobil karena macet total otomatis yang naik motor sampe diluan.

Sedangkan saya dan yang lainnya masih aja di depan TPU gak bisa jalan macet total.

Kakak yg sampai diluan pun brdoa dan tabur bunga lalu video lah mereka yang sampe diluan sekalian ijin pulang diluan karena nunggu kita kejebak macet lama banget.

Di video yg kakak sya krm memang banyk bngt bunga yg di tabur ke makam ibu sya, krna memang 2 kluarga yg udh sampai sana dluan.

Nahhh pas rombongan saya sampai kaget dong ga ada bunga cuma sisa bunga kering bekas saya nyekar beberapa hari yg lalu," komentar @fitrirahayourahayou.

Hingga kini, unggahan warganet tersebut telah viral di media sosial hingga tersebar di berbagai platform.

Mayoritas warganet mengecam atas tindakan pencurian bunga kembang tersebut. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/04/13/viral-bunga-tabur-di-makam-hilang-warganet-murka-dicuri-lalu-dijual-lagi

LihatTutupKomentar