Pesan Menyayat Hati Serda Setyo Wawan untuk Istrinya Sebelum Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam

Foto: Serda Setyo Wawan. (SERAMBINEWS/nakita.id)

Detik Kabar - Sebuah video lama yang menunjukkan momen ketika Serda Setyo Wawan menjalani pelatihan untuk menjadi calon awak kapal 3 tahun lalu mendadak viral.

Video tersebut terekam dalam salah satu program televisi berjudul 'KSATRIA' yang pernah tayang di Trans7 dan diunggah ke akun Youtube Trans7 Official dengan judul "KSATRIA | KELANA YUDHA HIU KENCANA 2017 (27/12/17) 2-3" pada 28 Desember 2017.

Serda Setyo Wawan yang masih berpangkat Kopda Amo saat itu tengah menjalani pendidikan selama 9 bulan sebagai calon awak kapal selam.

Ada kalimat menyentuh yang disampaikan Serda Setyo Wawan kala itu.

Yakni mengenai tugas yang ia emban sebagai prajurit bangsa.

"Di saat kapalmu udah nyelam, berarti kamu itu udah mati," ujar Serda Setyo Wawan.

Tak hanya untuk dirinya, Serda Setyo Wawan juga mengurai pesan untuk istri dan anaknya.

Pesan yang disampaikan Serda Setyo Wawan seolah jadi pengingat untuk sang istri yang kini tengah merasakan pilu.

"Akan saya sampaikan juga ke anak istri saya nanti, di saat suamimu melaksanakan tugas operasi kapal selam, kamu anggap suamimu itu udah mati," imbuh Serda Setyo Wawan.

"Berdoa aja sama Allah SWT, supaya suamimu ini selalu diberikan keselamatan, kemudahan, kelancaran di manapun berada," sambungnya.

Pesan menyentuh yang disampaikan Serda Setyo Wawan turut direspon oleh khalayak di media sosial, termasuk oleh artis Arie Untung.

Dalam akun media sosialnya, Arie Untung membagikan cuplikan wawancara Serda Setyo Wawan tersebut dengan caption yang tak kalah haru.

"Dari 53 awak kapal tersebut diketahui seorang awak kapal bernama Setyo Wawan yang berpangkat Serda berasal dari Cepu, Blora.

Dengar pesannya beliau sdh tau semua ada di tanganNya dan sudah memasrahkan jiwanha dan berikhtiar pada Allah

Semoga jihad utk negara dan keluargamu diganjar surga ya mas

Apalagi serelah melihat berita kapalmu ditemukan 838 meter di dasar laut

Status eternal patrol akan tetap dikenang masyarakat Indonesia yg insya Allah akan terus mendoakau sebagai pahlawan bangsa

kita gapernah kenal tapi insya Allah kami jadi bagian dari warga bangsa yg bangga dan mendoakan kalian seluruh patriot KRI 402," tulis Arie Untung, Senin (26/4/2021).

Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiyana membenarkan Serda Setyo Wawan merupakan putra daerah Blora, asal Desa Balun, Cepu.

"Salah satu awak kapal selam Nanggala-402 atas nama Serda Setyo Wawan. Rumah orangtuanya Balun, Pasar Jagung depan Stasiun Cepu RT 005 RW 009 Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu," ucap Agus Budiyana, dilansir dari Kompas.com.

Dia mengatakan, keluarga almarhum Serda Setyo Wawan masih berada di Surabaya dan belum kembali ke Blora.

"Untuk keluarga yang di Cepu saat ini masih di Surabaya semua, mungkin menunggu kepastian dari kesatuannya," kata dia.

Selain itu, pihak kepolisian juga berencana mendatangi rumah duka keluarga korban.

"Rencana kami ke rumah duka Serda Setyo Wawan setelah orangtua kembali ke Cepu," ujar dia.

Sementara itu, Komandan Kodim 0721/ Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi akan melakukan penghormatan kepada 53 awak kapal selam Nanggala 402 sesuai perintah dari pimpinan.

"Kalau untuk apel penghormatan kami menunggu perintah pimpinan, karena kan semua ada SOP-nya," terang Ali Mahmudi.

Penampakan KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter

Setelah berbagai upaya yang dilakukan, KRI Nanggala-402 akhirnya berhasil ditemukan.

KRI Nanggala-402, kapal selam buatan Jerman itu ditemukan terpecah menjadi tiga bagian dan berada di dasar laut dengan kedalaman 838 meter.

Panglima TNI Hadi Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, lokasi KRI Nanggala-402 berhasil dilacak oleh KRI Rigel.

"KRI Rigel telah melakukan pemindaian secara lebih akurat di lokasi tersebut menggunakan multibeam sonar dan magnetometer. Telah menghasilkan citra bawah air yang lebih detail," terang Panglima TNI kepada awak media.

"Telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402," jelas Hadi, dalam konferensi pers yang disiarkan Kompas Tv, Minggu (25/4/2021) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerangkan, kondisi kapal KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian.

Untuk melihat lebih detail, upaya pemindaian juga dibantu oleh kapal MV Swift Rescue dari Singapura.

Dengan menggunakan robot bawah laut yang disebut Remotely operated underwater vehicle (ROV), MV Swift Rescue mengecek temuan KRI Rigel.

"Berikut ini terdapat bagian-bagian dari KRI Nanggala. Di sana KRI Nanggala terbelah jadi 3 bagian," ujar Yudo dalam konferensi pers, Minggu (25/4/2021).

Yudo menjelaskan terdapat bagian belakang kapal tak berbadan tekan, selanjutnya kemudi horizontal dan vertikal.

"Ini badan kapal, bagian buritan kapal. Ini lepas dari badan utamanya yang berbadan tekan," ucap Yudo sambil menunjukkan bagian kapal tersebut lewat gambar.

Pantauan ini terlihat melalui alat ROV dari Singapura yang mendapat kontak visual dan memperlihatkan adanya serpihan badan kapal KRI Nanggala 402 di kedalaman 838 meter.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Pesan Serda Setyo Wawan ke Istri: Saat Suamimu Tugas Operasi Kapal Selam, Anggap Suamimu Sudah Mati!

LihatTutupKomentar