Parah! Ketahuan Pacaran, Remaja Ini Dipaksa Minum Air Kencing dan Liur


Foto: Sakshi/Site News


Detik Kabar  - Ketahuan pacaran, seorang remaja dihukum harus meminum air kencing hingga air liur. Videonya menjadi viral di media sosial.

Karena masalah percintaan, banyak orang yang harus menjalani sejumlah hukuman yang tak masuk akal dan memalukan. Seperti yang dialami oleh remaja di India ini.

Remaja yang diyakini dari Wazirganj, Gaya, Bihar ini tampak tengah menghabiskan sesuatu. Ternyata ia tengah meminum air kencing dan air liur sebagai bentuk hukuman, karena ketahuan menjalin hubungan dengan seorang wanita.

Diyakini bahwa remaja ini berasal dari kasta Dalit. Dalit merupakan kasta paling rendah dalam sistem kasta di agama Hindu. Sistem kasta ini masih berlaku ketat di India, menyebabkan diskriminasi antar kasta. Terutama orang-orang yang berasal dari kasta Dalit.

Hal inilah yang dipercayai menjadi akar permasalahan, mengapa remaja pria ini dipaksa meminum air kencing. Karena pihak keluarga wanita, menganggap bahwa remaja tersebut tidak satu kasta dengan mereka.

Menurut laporan dari pihak kepolisian, remaja malang ini tertangkap tengah bertemu dengan seorang remaja wanita berusia 15 tahun.

Tapi pertemuan ini diketahui oleh salah satu anggota keluarga wanita. Akhirnya mereka berbondong-bondong membawa remaja pria ini untuk dihukum.

Remaja itu kemudian dipaksa menghabiskan air kencing seperti binatang. Lengkap dengan air liur, atau ludah dari orang-orang yang ada di sana. Ia juga disuruh untuk menjilat lantai yang kotor.


Karena aksi tak manusiawi ini, pihak kepolisian langsung menahan enam orang tersangka. Mereka juga mengamankan 14 orang lainnya yang dianggap sudah melanggar hukum.


Kejadian serupa juga pernah terjadi di India sebelumnya. Seorang pria dipaksa menghabiskan satu botol minuman berisiair kencing, karena ketahuan jatuh cinta dengan seorang wanita dari komunitas yang sama.


Sumber:  https://food.detik.com/info-kuliner/d-5533242/parah-ketahuan-pacaran-remaja-ini-dipaksa-minum-air-kencing-dan-liur?tag_from=wpm_nhl_21

LihatTutupKomentar