Anak Yatim Dibanting ke Kubangan, Bocah Egi Rupanya Sering Dibully, Kemaluannya Sempat Diberi Balsem


Foto: Kasus perundungan yang dialami Egiansah alias Egi, bocah 10 tahun yang baru saja menjadi korban bullying hingga menjadi perhatian publik. Sebelumnya, dalam video yang beredar, pelaku terlihat melempar bocah laki-laki tersebut ke dalam kubangan air hingga seluruh tubuhnya basah kuyup. 

Detik Kabar - Kasus perundungan yang dialami Egiansah alias Egi, bocah 10 tahun yang baru saja menjadi korban bullying hingga menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, pelaku terlihat melempar bocah laki-laki tersebut ke dalam kubangan air hingga seluruh tubuhnya basah kuyup.

Setelah anak tersebut bangun, seorang pemuda kembali mengahampirinya dan langsung melempar tubuh kecil bocah itu ke dalam kubangan.

Di sekitar kubangan, ada beberapa orang pemuda, mereka tampak tertawa dan merekam kejadian tersebut.

Di video lain yang beredar, pelaku perundungan juga sempat membonceng Egi dengan sepeda motor.

Namun, posisinya tidak duduk di jok, melainkan menggendong ke badan pembonceng hingga berada di ujung jok dan hampir terjatuh.

Namun, seorang pria yang berada di belakang justru merekam aksi tersebut dan menertawakannya.

Video aksi perundungan terhadap Egi yang juga seorang anak yatim ini pun dengan cepat tersebar di media sosial.

Dengan sigap, keberadaan Egi dan pelaku perundungan kian terdeteksi.

Egi mengalami perundungan oleh orang yang lebih besar darinya di Kampung Kebon Kopi, Kecamatan Klapa Nunggal, Bogor.

Pelaku Minta Maaf

Setelah video aksi melempar anak kecil ke kubangan dan mempermainkannya di atas motor viral di media sosial, pelaku perundungan telah dimediasi oleh pihak terkait baik itu RT, Kepala Dusun hingga Babinsa Setempat.

Pelaku merupakan seorang buruh yang bernama Ajat Sudrajat, melalui surat pernyataan lengkap dengan matrai 10.000, si pelaku memohon maaf kepada Egi dan keluarga besarnya bahwa perbuatannya dalam video merupakan ekspresi bercanda bukan niatan membully apalagi menganiaya.

Dalam poin yang tertera, Ajat berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.

Rupanya Egi Sering Dibully dan Kemualuannya Pernah Sampai Dibalsem

Setelah peristiwa itu viral di media sosial, banyak orang bersimpati dan terus berdatangan ke rumah Egi.

Satu di antaranya ialah pemilik akun Instagram @delluuyee, ia baru saja mendatangi kediaman Egi pada Kamis (22/4/2021).

Saat kunjungan tersebut, publik kembali terkejut. Banyak fakta seputar Egi yang kian terungkap bahwa anak kecil itu sering mengalami perundungan.

Bahkan, yang paling miris kemaluan korban sempat dibalsem. Hal itu juga diakui langsung oleh Egi saat berbincang bersama pemilik akun @delluuyee.

"Namanya egi umur 10 tahun (anak yatim) anak spesial Korban Bully," ungkapnya.

Menurut pengakuan keluarga, Egi juga pernah ditampar oleh pelaku perundungan.

"Dari keterangan keluarga dan jawaban Egi ternyata hal yang di alami Egi bukan pertama kalinya bahkan sempat di tampar, kemaluannya di olesi balsem," lanjutnya.

Mendegar pengakuan tersebut, pemilik akun @delluuyee sempat menangis mengingat perlakuan kasar yang diberikan kepada anak di bawah umur.

"MasyaAllah tega benar pelaku," lanjutnya sembari menghapus air mata.

Keluarga Egi Tidak Bisa Baca Tulis

Banyak fakta yang terungkap tentang kehidupan keluarga Egi, bocah malang yang menjadi korban perundungan.

Terbaru, pemilik akun @delluuyee juga menceritakan jika ibunda Egi tidak bisa baca dan tulis.

Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab keluarga Egi tidak berani menindak pelaku aksi perundungan  terhadap putranya.

Sebelum pelaku perundungan memberi surat pernyataan dan permohonan maaf, ibunda Egi diberikan uang sebesar dua juta rupiah sebagai bentuk tanda damai.

"Bahkan kabarnya pihak keluarga pelaku sudah membuat surat pernyataan perdamaian yang di buat sepihak dan meminta ibunda Egi yang tidak bisa baca tulis menandatangani surat pernyataan tersebut, dan memberi uang sejumlah 2jt," katanya.

"Bahkan di surat pernyataan tersebut tidak ada stempel dari desa, baik RT maupun RW," lanjutnya.

Netizen Minta Kasus Ini Diusut Tuntas

Melihat hebohnya kasus Egi hingga menyita rasa simpati, banyak netizen yang merasa geram dan meminta kasus ini diusut tuntas dengan pihak berwajib.

Keinginan tersebut juga dirasakan oleh pemilik akun @delluuyee yang beberapa waktu lalu mendatangi kediaman Egi.

Mereka berharap agar kejdian ini tidak terulang kembali terutama aksi perundungan terhadap siapa saja.

"Semoga pihak terkait bisa mengusut tuntas kasus yang di alami adik kita Egi ini," tulis @delluuyee.

"Kawal terus pokoknya. Jangan ada damai. Beri efek jera dulu agar kejadian kayak gini tidak terulang lagi," komentar @edi_suariyanto.

"Alhamdulillah mksh min saya setuju kalau kasus Egi jangan cuma dngan kata maaf aja, karena emang gak adil banget seorang pria yang katanya dewasa memperlakukan Egi yang masih kacil seperti itu. Itu sudah di luar batas bercanda yang menurutnya hanya bercanda, semoga bisa ke jalur hukum biar pelaku jera," komentar @mrs.vennyvasa.

Instagram Pelaku Diserbu Netizen

Pelaku yang bernama Ajat Sudrajat pemilik akun Instagram @azatcrosser diserbu netizen hingga hari ini. 

Di kolom komentar pada postingan terbaru di Instagram @azatcrosser, banyak warganet yang mengutuk aksi perundungan yang dilakukan Ajat kepada seorang anak kecil.

Mereka pun berharap agar kasus ini tidak berakhir dalam kata 'permintaan maaf' saja melainkan dapat diselesaikan melalui jalur hukum.

Sumber:  https://aceh.tribunnews.com/2021/04/23/anak-yatim-dibanting-ke-kubangan-bocah-egi-rupanya-sering-dibully-kemaluannya-sempat-diberi-balsem

LihatTutupKomentar