Pesta Ulang Tahun Membawa Petaka, Mama Muda Diseret ke Pengadilan Karena Kematian Bayinya


Foto: Bayi Asiah Kudi (20 Bulan), meninggal dunia karena kelalaian ibunya yang menggelar pesta perayaan ulang tahun selama seminggu. 

Detik Kabar, INGGRIS – Pesta perayaan ulang tahun membawa petaka bagi ibu muda ini.

Betapa tidak, ia asik merayakan pesta ulang tahun selama hampir satu minggu, membuat anaknya menjadi korban.

Kelalaian mengurusi si buah hati memberikan cerita pilu bagi masyarakat dan pemerhati anak.

Anak tersebut meninggal dunia karena tidak ada asupan makanan dari sang ibu selama satu minggu.

Peristiwa itu menimpa Asiah Kudi (20 bulan), yang terjadi pada akhir Desember 2019 lalu di Brighton, Sussex Timur, Inggris.

Melansir dari BBC, Sabtu (27/3/2021), seorang mama muda diidentifikasi bernama Verphy Kudi (19) yang tidak memiliki tempat tinggal tetap.

Kematian sang anak, membuat Verphy diseret ke pengadilan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Ia mengaku bersalah di Pengadilan Lewes Crown atas kelalaiannya yang menyebabkan sang buah hati harus meregang nyawa.

Asiah meninggal dunia di rumah yang dihuni mereka di Kota Brighton pada Desember 2019.

CCTV menunjukkan Vrephy meninggalkan huniannya pada 5 Desember, untuk merayakan pesta ulang tahunnya yang ke 18.

Ia menggelar pesta ulang tahunya itu selama enam hari dan baru kembali ke rumahnya pada 11 Desember.

Setibanya di rumah, ia melihat anaknya telah terbujur kaku dan tak bergerak sama sekali.

Ia kemudian menelepon 999 pada pukul 18.06 waktu setempat, untuk memberitahu cara penangan bayinya yang tidak bangun, laporan Mirror.

Vrephy kemudian membawa anaknya ke rumah sakit tetapi dinyatakan meninggal saat tiba di ruang gawat darurat.

“Pemeriksaan post-mortem dan tes forensik menemukan kematian Asiah adalah akibat dari kelalaian,” kata pengadilan.

Staf di ruangan ibu dan bayi meminta rekaman CCTV setelah merasa curiga.

Ketika mereka memperoleh rekaman CCTV itu, pihaknya langsung menghubungi polisi untuk melaporkan peristiwa ini.

Data yang dikumpulkan oleh Polisi Sussex menunjukkan Vrephy melakukan pesta perayaan ulang tahunnya di London, Coventry dan Solihull sebelum kembali ke Brighton.

Hakim Christine Laing QC mengatakan kepada Vrephy bahwa ia akan menerima laporan atas namanya sebelum dijatuhi hukuman.

"Dokter akan memastikan untuk bertemu Anda dan mewawancarai Anda selama beberapa minggu ke depan," kata hakim.

Hakim Laing memerintahkan agar semua catatan layanan sosial yang berkaitan dengan kasus ini diungkapkan kepada pengacara sebelum dijatuhi hukuman.

Tanggal putusan hukuman telah ditetapkan pada 28 Me 2021 ini.

'Kasus menyedihkan'

“Kepergian Asiah di sebuah hunian di Islingword Road pada 11 Desember 2019 diselidiki oleh tim divisi kejahatan besar”, kata Polisi Sussex setelah sidang.

Det Ch Insp Andy Wolstenholme berkata bahwa ini adalah kasus yang sangat menyedihkan bagi pihaknya dan masyarakat luas.

"Kami mencatat pengakuan bersalah yang dimasukkan dalam kasus ini, dan terus mempersiapkan hukuman Verphy pada bulan Mei mendatang," ungkpanya.

Brighton and Hove Safeguarding Children Partnership, lembaga pemerhati anak, mengatakan pihaknya bekerja dengan mitra untuk melihat apa yang terjadi.

Mereka juga sedang melakukan Tinjauan Praktik Perlindungan Anak.

Seorang juru bicara Dewan Kota Brighton dan Hove mengatakan, kasus ini saat ini sedang dalam proses pidana.

“Kemitraan Pengamanan Anak-anak Kota Brighton juga melakukan peninjauan atas keadaan kematian tragis anak malang ini,” ungkapnya.

Dewan kota telah sepenuhnya mendukung penyelidikan polisi, dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan kemitraan dalam peninjauannya dan mengambil pembelajaran dari ini.

"Asiah tidak termasuk dalam rencana perlindungan anak dan tidak terlibat dengan layanan pekerjaan sosial saat dia meninggal," ungkapnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/03/28/pesta-ulang-tahun-membawa-petaka-mama-muda-diseret-ke-pengadilan-karena-kematian-bayinya

LihatTutupKomentar