Alhamdulillah! Arab Saudi Umumkan Sholat Tarawih Bisa Dilakukan di Masjid Nabawi selama Ramadhan


Foto: Arab Saudi mengumumkan bahwa sholat tarawih bisa dilakukan selama bulan Ramadhan di Masjid Nabawi. 

Detik Kabar, RIYADH - Arab Saudi mengumumkan bahwa Sholat Tarawih bisa dilakukan selama bulan Ramadhan di Masjid Nabawi.

Melansir dari Anadolu Agency, Jumat (19/3/2021) Pemerintah Arab Saudi mengumumkan Shalat Tarawih dapat dilakukan di Masjid Nabawi setelah sebelumnya shalat yang dilakukan pada bulan puasa diadakan tanpa jamaah.

Menurut kantor berita Arab Saudi SPA, Sheikh Abdurrahman al-Sudeys, kepala Masjid al-Haram dan Masjid an-Nabawi dan Imam Ka'bah, membuat pernyataan tentang program yang akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan kondisi dunia masih dikhawatirkan dengan wabah Covid-19.

Dalam program tersebut dijelaskan bahwa Masjid Nabawi akan ditutup setengah jam setelah pelaksanaan shalat tarawih.

Lalu, masjid akan kembali dibuka dua jam sebelum shalat shubuh.

Selain itu, masjid akan dibuka selama 24 jam dalam 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Sebanyak 60 ribu jamaah bisa shalat sekaligus di bulan Ramadhan di Masjid Nabawi.

Diantaranya 45 ribu shalat di dalam Masjid Nabawi dan 15 ribu lainnya di halaman yang baru dibangun.

Tahun lalu, ketika pandemi, shalat tarawih diumumkan dilakukan tanpa adanya jamaah, karena virus yang sangat mengkhawatirkan masa itu.

Kilas balik shalat tarawih pada tahun 2020 lalu, yang hanya dihadari beberapa orang di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Melansir dari Kompas.com, Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi telah melaksanakan shalat tarawih pertamanya di bulan Ramadhan 1441 Hijriah pada Kamis (23/4/2020) malam waktu setempat.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, shalat tarawih kali ini dilakukan secara terbatas, yaitu hanya 10 rakaat dengan 5 salam dan hanya diikuti oleh para syekh dan staf masjid.

Penduduk setempat tidak diperkenankan untuk mengikuti shalat berjamaah di masjid.

Keputusan itu dikeluarkan di tengah merebaknya pandemi virus corona di Arab Saudi.

Lantas pelaksaan tarawih pertama di kedua masjid suci umat Islam tersebut? Dilansir dari Saudi Press Agency, pelaksanaan shalat tarawih di Masjid al-Haram dijaga ketat oleh petugas keamanan.

Imam dan khatib Masjid al-Haram Syekh Abdul Rahman al-Sudais menambahkan dalam doa qunutnya memohon agar wabah virus corona segera diangkat dari Arab Saudi dan negara-negara Muslim.

Sementara itu pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Nabawi juga berjalan secara berbeda. Terlihat sejumlah petugas dan jemaah mengenakan masker.

Dewan Umum Urusan Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi terus melakukan perawatan dan perhatian secara intensif untuk mencegah virus corona di lingkungan masjid.

Mereka juga telah membuka penghalang di sekitar ka'bah yang dipasang sejak merebaknya virus corona.

Dewan tersebut secara rutin membersihkan dan melakukan disinfektasi masjid dengan bahan yang ramah lingkungan.

Pihak masjid juga terus melakukan pemeriksaan suhu bagi siapa pun yang masuk ke dalam masjid. Pada Kamis (23/4/2020), Arab Saudi melaporkan 1.158 kasus infeksi baru virus corona dengan transmisi lokal.

Mayoritas kasus baru tersebut berasal dari empat kota besar Arab Saudi, yaitu Madinah (293), Mekkah (209), Jeddah (208), dan Riyadh (157).

Dengan tambahan itu, Arab Saudi sejauh ini memiliki 13.930 kasus infeksi dengan 121 angka kematian dan 1.925 pasien dinyatakan sembuh.

Grand Mufti Arab Saudi Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh sebelumnya telah mengeluarkan fatwa bahwa pelaksanaan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri dilakukan di rumah.

Pemerintah juga telah melonggarkan jam malam agar warga memiliki banyak waktu untuk berbelanja demi memenuhi kebutuhan mereka.

Jam malam yang berlaku selama bulan Ramadhan diubah menjadi pukul 9 pagi hingga sore. Sementara itu di kota yang memberlakukan lockdown atau kuncian total, penduduk hanya diperbolehkan meninggalkan rumah untuk membeli bahan makanan dan pasokan medis. (Serambinews.com/Syamsul Azman)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/03/19/alhamdulillah-arab-saudi-umumkan-sholat-tarawih-bisa-dilakukan-di-masjid-nabawi-selama-ramadhan

LihatTutupKomentar