2 Pegawai Dilecehkan Bos saat Bekerja, Korban Rekam Video Sebagai Barang Bukti Laporan Polisi


Foto: Dua karyawati yang diduga jadi korban pelecehan oleh atasannya saat melapor ke Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3/2021). 

Detik Kabar - pegawai wanita menjadi korban pelecehan bos di tempatnya bekerja.

Koban adalah DF dan EFS.

Korban rekam aksi bejad bos lewat kamera handphone sebagai barang bukti laporan polisi.

Sementara, terduga pelaku adalah JH yang tak lain adalah bos mereka.

Pelecehan ini dilakukan JH saat kedua korban sedang menjalani pekerjaan mereka di salah satu perusahaan di wilayah Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

DF dan EFS membawa barang bukti berisi rekaman aksi bejat JH ke polisi.

"Barang bukti yang diserahkan ada berupa video yang merekam dia (JH), sedang melakukan perbuatan terhadap teman saya, perbuatan cabul," kata EFS di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3/2021) malam.

Video tersebut merekam aksi bejat JH direkam korban DF saat sedang bekerja.

DF meletakan ponselnya di meja kerja.

Sementara kamera depan ponselnya merekam perbuatan cabul yang dilakukan JH.

Terlihat JH pada mulanua masuk ruangan tempat DF bekerja dan mulai memaksa korban melayani nafsunya.

DF menolak ajakan tersebut namun JH tetap melakukan pemaksaan.

"Yang pasti tindakan pelecehan seksual yang sangat tidak pantas sekali terhadap saya dan teman saya ini oleh si JH," kata EFS.

"Dilakukan saat saya kerja di kantor. Dilakukannya setiap kali ada kesempatan," jelasnya.

Fachri selaku kuasa hukum korban menjelaskan, pelecehan ini diduga sudah dilakukan hampir setiap hari selama kedua korban bekerja di perusahaan itu.

Kedua korban setidaknya sudah bekerja sekitar 3-4 bulan.

"Sebenarnya kejadian ini yang dibilang klien saya itu nanti sudah tiap hari sebenarnya. Tapi memang begitu ada kesempatan, karena dia baru bekerja 3-4 bulan," kata Fachri.

DF dan EFS membawa barang bukti berupa video yang merekam aksi pelecehan yang mereka alami.

Selain video bukti pelecehan, pelapor juga telah membawa barang bukti hasil visum.

"Ini baru tahap laporan, semua nanti kewenangan daripada penyidik. Apa dia nanti akan melakukan penangkapan atau penahanan, sesuai penyidiknya saja," ujar Fachri.

Laporan DF dan EFS ini juga sudah diterima pihak kepolisian.

Sebagai informasi, DF adalah karyawati perusahaan di kawasan Ancol yang jadi korban pelecehan bosnya.

DF datang Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3/2021) malam untuk membuat.

DF hanya bisa berjalan lemas sambil dituntun rekan sekaligus korban lainnya, EFS, keluar dari halaman Mapolres Metro Jakarta Utara.

EFS sampai harus menguatkan pegangannya lantaran DF hampir pingsan dan terjatuh.

DF kembali berjalan pelan ke arah mobilnya namun masih dituntun oleh EFS.

Korban berinisial DF ini menangis tersedu-sedu dan cuoba ditenangkan oleh EFS hingga akhirnya mereka berdua masuk ke dalam mobil.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Bos Nekat Lecehkan 2 Pegawai saat Bekerja, Korban Rekam Video Sebagai Barang Bukti Laporan Polisi

LihatTutupKomentar