Gugat Cerai Suaminya, Istri Juga Minta Ganti Rugi Rp 350 Juta Karena Sudah Mengurus Rumah Tangga


Foto: Rugi bandar nikahi berondong, wanita ini gugat cerai suaminya saat bulan madu. 

Detik Kabar - Seorang istri di China menuntut ganti rugi setelah mengajukan gugtan cerai ke suaminya.

Ia menuntut menuntut ganti rugi 24.700 dollar AS (Rp 354 juta) atas kerja kerasnya mengurus rumah tangga.

Melansir CNN pada Rabu (24/2/2021), pasangan tersebut telah menikah selama 5 tahun, dan gugatan cerai dilayangkan istri ke pengadilan distrik di Beijing pada Oktober 2020.

Istri yang hanya disebut bernama Wang mengatakan, dia mengurus rumah dan anaknya seorang diri, karena suaminya hampir tak peduli atau ikut membantu mengerjakan keperluan rumah tangga, menurut laporan Radio Nasional China (CNR) yang dikelola pemerintah.

Namun, pengadilan akhirnya memutuskan suami Wang harus membayar sekitar 7.700 dollar AS (Rp 110,3 juta) sebagai dana kompensasi pekerjaan rumah tangga, setelah membagi harta bersama mereka secara adil.

Wang juga diberikan hak asuh putra mereka serta tunjangan 300 dollar AS (Rp 4,3 juta) per bulan, menurut CNR.

Putusan seperti ini adalah yang pertama kalinya dikeluarkan dalam kode sipil baru China yang berlaku sejak Januari 2021.

Kode sipil itu membuat salah satu dari suami atau istri meminta kompensasi saat cerai, karena memikul tanggung jawab lebih besar dalam merawat anak-anak dan orangtua.

Meski sudah terjadi tahun lalu, putusan ini baru dilaporkan media lokal pada awal Februari dan menjadi trending topic di Weibo, media sosial serupa Twitter di China.

Sampai Rabu (24/2/2021), unggahan itu viral dengan jumlah views di atas 500 juta kali, menurut pemberitaan CNN.

Sejumlah netizen mendukung Wang yang menuntut ganti rugi atas kerja kerasnya mengurus rumah.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa nominal yang wajib dibayar mantan suami terlalu sedikit, mengingat usia pernikahan mereka yang sudah lima tahun.

Ketidaksetaraan jender dalam kehidupan rumah tangga masih menjadi perdebatan publik di China dalam beberapa tahun terakhir, di tengah meningkatnya gerakan feminisme.

Meski tingkat pendidikan wanita meningkat dan status ekonomina naik, tradisi patriarki belum sepenuhnya hilang di "Negeri Panda".

Perempuan masih dipandang sebagai sosok yang harus dominan dalam mengasuh anak, serta mengerjakan pekerjaan rumah tangga setelah menikah. (Aditya Jaya Iswara/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Suar.id dengan judul Muak Lihat Kelakuan Suami, Istri Minta Ganti Rugi Rp 350 Juta Setelah Mengajukan Gugatan Cerai, Ini Alasannya

LihatTutupKomentar