Dibayar Kontan Rp 192 Juta, Wanita Tunasusila Ini Bingung Mesin ATM Menolak Semua Uangnya


Foto: Ilustrasi wanita tunasusila 

Detik Kabar – Seorang tunasusila atau Pekerja Seks Komersial (PSK) dibayar Rp 192 juta oleh pria hidung belang.

Transaksi itu dilakukan di bawah lampu remang-remang.

Setelah menerima uang tersebut, PSK itu kemudian pergi ke mesin ATM Setor Tunai di keesokan harinya.

Saat hendak melakukan penyetoran, mesin ATM mendadak menolak semua uang yang dimiliki PSK tersebut.

Karena bingung, akhirnya ia pergi ke kantor polisi untuk mengadukan insiden ini.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (9/2/2021) ternyata wanita itu diberikan uang palsu oleh seorang pria hidung belang berumur 50 tahun yang mengencaninya.

Peristiwa tersebut terjadi di Kota Basel, Swiss pada tahun akhir tahun 2019 lalu.

Pria itu menghabiskan 10.000 Poundsterling (Rp 192 juta) untuk mengencani PSK dan membayarnya dengan uang  palsu yang dia cetak sendiri.   

Menurut hakim pengadilan Kota Basel, Lucius Hagemann, uang dibuat sangat buruk dan tak tampak seperti aslinya.

“Orang buta saja bisa merasakan itu tidak nyata,” katanya dalam persidangan.

Kejadian itu bermula, saat wanita PSK berusia 39 tahun ini menerima kesepakatan pembayaran sebesar Rp 192 juta dari si pria.

Setelah dia menerima pembayarannya, keesokan harinya ia mengunjungi mesin ATM Setor Tunai.

Ketika memasukkan uang itu ke dalam mesin penyetor, mesin mendadak tidak mau menerima uang tersebut.

Tak lama setelah itu, ia baru menyadari bahwa uang itu tampak seperti aneh.

Lantas wanita itu memeriksa keaslian uang tersebut.

Benar saja, uang yang dia terima dari seorang pria berumur 50 tahun itu ternyata palsu.

Setelah menyadari bahwa uang kertas itu palsu, dia kemudian pergi ke polisi untuk membuat laporan. 

“Saat itu lampu menyala redup, dan dia memberikan uang yang nyata,” kata wanita berusia 39 tahun ke pengadilan, dikutip dari The Local.

“Itu ketahuan saat mesin ATM Setor Tunai menolak uang-uang tersebut, saya melihat bahwa itu uang palsu,” sambungnya.

Namun pria tersebut membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Ia malah menuduh si wanita telah mencuri 10.000 Poundsterling (Rp 192 juta) uang palsu dari rumahnya setelah melakukan kencan.

“Si wanita tidak menyadari bahwa uang tersebut tidak asli,” ujar pria itu dalam pembelaannya.

Dalam salinan dokumen pengadilan, pria tersebut telah melakukan pemalsuan uang sebanyak dua kali, yakni pada bulan Juni dan Oktober 2019.

Itu dilakukannya sebagai pembayaran untuk mengencai dua wanita PSK.

Rumah pria itu digeledah

Polisi yang menggeledah rumah pria itu menemukan uang-uang tersebut di cetak oleh si pria.

“Uang-uang itu dipalsukan dengan sangat buruk," kata polisi.

Polisi berhasil mengamakan sebuah perangkat printer inkjet berwarna milik pria tersebut.

Polisi menjelaskan bahwa uang itu tidak memiliki fitur keamanan, sementara beberapa dicetak gambar yang salah. 

Di pengadilan, hakim bertanya kepada pria itu mengapa dia berfikir untuk melakukan tindakan ini.

"Mengapa Anda awalnya mencetak uang kertas ini?" tanya hakim pengadilan, Lucius Hagemann. 

“Itu terlihat seperti uang mainan. Orang buta bisa merasakan bahwa ini bukan uang kertas asli, ”terangnya.

Pengacara pria tersebut berpendapat bahwa si wanita telah menerima uang palsu itu dengan sukarela dan uang itu jelas-jelas palsu. 

Pria itu dijatuhi hukuman penjara bersyarat tiga tahun setelah terbukti melakukan penipuan, pemalsuan, dan peredaran uang palsu.  

Swiss telah melegalkan dan memiliki diatur soal prostitusi.

Di sana terdapat beberapa rumah bordil yang mengantongi izin pemerintah, terutama di wilayah Zurich.  (Serambinews.com/Agus Ramadhan)


Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/02/10/dibayar-kontan-rp-192-juta-wanita-tunasusila-ini-bingung-mesin-atm-menolak-semua-uangnya

LihatTutupKomentar