VIRAL Suami Istri Anggap Covid-19 Konspirasi, Ternyata Positif sampai Koma dan Paru-Paru Menghitam

Foto: Suami menganggap pandemi hanya sebagai konspirasi sehingga tidak mengizinkan istrinya untuk melakukan tes swab sampai paru-parunya berubah menghitam. (Facebook / Malar Santhi Santherasegapan)

Detik Kabar - Suami menganggap pandemi hanya sebagai konspirasi sehingga tidak mengizinkan istrinya untuk melakukan tes swab sampai paru-parunya berubah menghitam.

Postingan ini diunggah oleh pengguna Facebook Malar Santhi Santherasegapan atau dikenal dengan Dr Malar Santhi, Minggu (10/1/2021).

Ia merupakan tenaga medis yang saat ini berada di Kuantan, Malaysia.

Ia membagikan pengalamannya ketika pasangan suami istri menganggap Covid-19 hanya sebagai konspirasi.

Akibatnya, paru-paru istrinya menghitam sampai dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Covid-19 ini memang tipuan, hanya cerita saja, ohya, konspirasi saja, tidak perlu takut pun, kalian tenang saja, seperti biasa.

Tidak perlu mengubah norma kehidupan, kalau terjangkit pun bisa sembuh dengan mudah, tidak perlu khawatir.

Ini saya bagikan kisah tipuan

Tidak sehat tapi katanya tidak demam, tidak batuk, indera penciuman tidak hilang, jadi apa yang tidak sehat ? tidak enak badan, tidak selera makan dan merasa lelah, itu saja katanya.

Hari ketiga tidak sehat, dia pergi ke klinik dan diperiksa oleh dokter dan disarankan untuk melakukan tes swab. Namun dia tidak mau karena suaminya tidak percaya Covid-19 ini.

Dokter menyarankan agar segera melakukan tes Swab, namun suami menyebut melakukan karantina di rumah dan menutup kontak dari siapapun.

Sehingga tidak melakukan tes swab dan hanya diberikan obat-obat saja.

Hari keenam tidak sehat, sama saja ceritanya, tidak demam, tidak ada gejala apapun, hanya tidak enak badan.

Kali ini setelah diperiksa dokter, dokter mendengar ada sesuatu pada paru-parunya, sehingga dibuatlah XRay pada dada.

Terlihatlah 'Pneumonia' mirip seperti jangkitan Covid-19.

Sekali lagi diberikan nasehat dan disarankan untuk melakukan tes Swab, namun masih juga tidak mau, suaminya lebih lantang daripada pesakit sendiri.

Menolak saran dokter dan meyakini bahwa itu bukan Covid-19, karena baginya Covid-19 ini hanya sebagai konspirasi.

Hari kesembilan tidak sehat, ke rumah sakit juga akhirnya, sudah sulit bernafas, terlihat sangat lelah, suaminya baru terlihat agak khawatir.

Setelah keadaan sudah sangat memburuk, baru mau lakukan tes swab.

Setelah dilakukan tes, ternyata positif Covid-19, dokter pun terkejut.

Pesakit dan suaminya baru berbicara, bahwa sudah demam selama 10 hari dalam keadaan mencret 10 sampai 15 kali dalam sehari.

Karenanya mengonsumsi vitamin C sangat banyak.

Saat menuju ke rumah sakit, mereka dalam keadaan sangat memprihatinkan.

Suaminya juga telah positif Covid-19.

Memang semua tipuan kan ? saya berharap pasangan ini didatangi malaikat dalam keadaan koma dan berharap diberikan hidayah dan bisa menyadari keberadaan Covid-19.

Semoga dengan kejadian ini bisa memberikan kesadaran bagi orang lain.

Demikian penjelasannya pada postingan Facebook.

Keberadaan Covid-19 memang masih menjadi salah satu yang sering dipertanyakan oleh warga yang belum merasakan langsung mengidap Covid-19.

Bahkan, sebagian dari mereka menyangkal keberadaan Covid-19 dan mengatakan bahwa virus tersebut hanya sebatas konspirasi.

Karena termakan teori demikian, sebagian orang tidak ingin melakukan tes Swab dan sebagainya, karena tidak mempercayainya.

Melalui postingan demikian, Dr Malar Santhi, menerangkan suami mengantarkan istrinya untuk melakukan check-up di kliniknya.

Dr Malar Santhi telah menganjurkan agar dilakukan tes Covid-19, namun suaminya sangat tidak mempercayai keberadaan Covid-19.

Sehingga tidak ingin melakukan tes dan semacamnya.

Bahkan, suaminya menyebut dokter hanya mengambil keuntungan dari tes swab dan sebagainya yang berkaitan dengan Covid-19.

Setelah melewati beberapa hari, suami istri tersebut kembali lagi ke klinik dengan keadaan semakin mengkhawatirkan.

Maka dilakukan pengecek paru-paru dan ternyata paru-paru istrinya sangat menyerupai seperti gejala Covid-19.

Karena telah kesakitan, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk ke rumah sakit dan melakukan tes swab.

Ternyata benar, mereka berdua telah mengidap Covid-19 sampai keduanya dalam keadaan koma.

Postingan ini mendapat perhatian dari pengguna medsos.

Ramai yang mengatakan, bahwa memang banyak warga yang tidak mempercayai keberadaan Covid-19 karena belum merasakan efek dari virus itu.

Warganet juga menyayangkan, perilaku suami yang membiarkan istri dalam keadaan sakit tanpa di test swab.

Karena jika hal tersebut diketahui sejak awal, tentu efek yang dirasakan tidak akan sampai menyebabkan mereka berdua tidak sadarkan diri. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/13/viral-suami-istri-anggap-covid-19-konspirasi-ternyata-positif-sampai-koma-dan-paru-paru-menghitam

LihatTutupKomentar