Mana Lebih Baik, Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Olahraga? Berikut Ulasannya

Foto: Ilustrasi. (ArabNews)

Detik Kabar - Minum kopi sebelum atau sesudah olahraga, mana yang lebih baik ? Simak dalam ulasan berikut.

Kopi dikenal mampu membantu tubuh lebih fokus dan terjaga sepanjang hari.

Tapi lebih dari itu, kopi ternyata juga bermanfaat untuk meningkatkan performa olahraga.

Melansir Kompas.com, Ahli gizi Megan Medrano dari Run Whole Nutrition kepada Men's Health mengatakan, konsumsi kafein dapat meningkatkan kinerja selama latihan intens yang berlangsung lima sampai 20 menit.

Tentunya hal ini akan berpengaruh selama dibarengi dengan asupan makanan.

"Tubuh masih membutuhkan cukup banyak karbohidrat, lemak, dan protein untuk kekuatan melalui seluruh aktivitas olahraga," ungkap Medrano.

Berbicara mengenai kopi dan kaitannya dengan olahraga, waktu manakah yang lebih baik untuk mengonsumsi kopi?

Apakah mengonsumsinya sebelum atau sesudah olahraga ? 

Berikut adalah ulasan yang dapat memberi informasi waktu mana yang lebih baik untuk mengonsumsi kopi yang berkaitan dengan olahraga, sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Sebelum olahraga

Sejumlah penelitian menunjukkan manfaat minum kopi sebelum olahraga, antara lain:

- Meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lebih banyak kalori dan lemak.

- Meningkatkan kinerja olahraga.

- Meningkatkan fokus saat olahraga.

- Mengurangi nyeri otot.

Kafein yang terkandung dalam kopi diyakini merupakan komponen yang membantu menunjang kinerja fisik, ketika seseorang minum kopi sebelum olahraga.

Kafein disebut merupakan stimulan yang bekerja pada sistem saraf pusat dan jantung, membuat pikiran dan tubuh lebih terpacu untuk olahraga.

Tak hanya itu, kafein juga melepas dopamin, senyawa kimia otak yang mengontrol rasa sakit dan menjaga suasana hati ketika olahraga.

Itulah mengapa, orang yang minum kopi sebelum olahraga menjadi lebih menikmati sesi latihannya hingga selesai.

Minum kopi sebelum olahraga disarankan sekitar satu jam sebelum berolahraga.

Ahli gizi spesialis olahraga yang berbasis di AS sekaligus pendiri Nutrition Conditioning Inc., Heidi Skolnik menjelaskan, kafein memang dapat diserap tubuh dalam waktu 15 sampai 45 menit setelah dikonsumsi.

Tetapi, efek stimulasinya baru berada di puncak selang 30 sampai 75 menit kemudian.

Namun, pastikan dosisnya tepat.

Sebab, minum kopi terlalu banyak sebelum berolahraga dapat memicu sakit perut, dehidrasi, jantung berdebar, dan masalah kesehatan lainnya.

Kebanyakan orang hanya membutuhkan 250 hingga 300 miligram kafein, atau setara satu sampai dua cangkir kopi per hari agar kinerja olahraga membaik.

Disarankan minum kopi dengan tambahan susu agar asupan protein dan karbohidrat meningkat.

Selain itu, tidak disarankan minum kopi sebelum olahraga di sore atau malam hari.

Sebab, kafein dalam kopi bisa bertahan selama empat hingga enam jam setelah minum.

Sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu tidur malam bagi sebagian orang.

Sesudah olahraga

Setelah olahraga, tubuh membutuhkan asupan yang dapat mengembalikan energi.

Minum kopi ternyata bisa menjadi pilihan yang bermanfaat.

Sebuah studi yang diterbitkan secara online pada Journal of Applied Physiology melaporkan bahwa kopi dapat membantu kita lebih cepat pulih dari kelelahan setelah olahraga.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi kafein sekaligus karbohidrat memiliki peningkatan glikogen sebesar 66 persen lebih cepat dibanding atlet yang hanya mengonsumsi karbohidrat saja.

Konsumsi karbohidrat dibutuhkan untuk mengembalikan energi yang hilang akibat tubuh menggunakan glukosa (gula dalam darah ketika olahraga) sebagai energi.

Namun, tubuh perlu waktu untuk mengolah karbohidrat yang kita konsumsi menjadi energi.

Kafein pada kopi diyakini mampu meningkatkan proses penyerapan karbohidrat tersebut menjadi energi dan meningkatkan aktivitas beberapa enzim yang berperan dalam pembentukan glikogen.

Jadi, kopi sebetulnya dapat memberikan manfaat ketika dikonsumsi sebelum maupun sesudah olahraga. Namun, pastikan kamu mengonsumsinya secara tepat.

Selain itu, pastikan mengonsumsi kafein dalam jumlah yang moderat, yakni sekitar 400 sampai 600 mg atau setara dengan 4 sampai 6 cangkir, untuk menghindari efek samping yang tak diinginkan, seperti gangguan tidur.

Selain kopi, teh dan cokelat juga mengandung kafein.

Meski kadar kafeinnya berbeda-beda, bila dikonsumsi bersamaan tentu asupan kafeinnya bisa menjadi lebih besar.

Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari

Melansir Kompas.com dari Healthline, berikut adalah 8 manfaat kesehatan minum kopi di pagi hari.

1. Meningkatkan fungsi otak

Manfaat minum kopi di pagi hari yang sayang boleh dilewatkan adalah meningkatkan fungsi otak.

Kopi mengandung kafein yang bersifat stimultan.

Artinya, kafein segera terserap ke aliran darah dan bergerak ke otak sesaat setelah seseorang minum kopi.

Dampaknya, minum kopi dapat meningkatkan fungsi otak, termasuk daya ingat, kewaspadaan, fokus, sampai kemampuan merespons sesuatu. 

2. Membantu membakar lemak

Kandungan kafein yang terkandung dalam kopi dapat membantu membakar lemak.

Kafein merangsang sistem saraf dan memberikan sinyal kepada sel lemak agar segera memecah lemak di tubuh.

Penelitian menunjukkan, minum asupan berkafein dapar meningkatkan laju metabolisme yang berperan dalam membakar lemak sebanyak 3-11 persen.

Studi lain mengungkapkan, efek kafein dalam membantu membakar lemak lebih efektif pada orang kurus ketimbang orang gemuk.

Namun, ada kemungkinan efek membantu membakar lemak ini tidak manjur bagi peminum kopi jangka panjang.

3. Meningkatkan kapasitas kinerja fisik

Manfaat minum kopi di pagi hari juga bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas kinerja fisik sampai 12 persen.

Asupan berkafein seperti kopi meningkatkan adrenalin dalam darah.

Sehingga, tubuh lebih siap beraktivitas fisik intens.

Hal itu dipengaruhi efek kafein yang dapat memecah lemak di tubuh.

Dampaknya, tubuh jadi memiliki bahan bakar ekstra dari metabolisme lemak.

Anda yang ingin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik intens disarankan minum kopi hitam sekitar setengah jam sebelumnya.

4. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Penyakit diabetes tipe 2 ditandai dengan peningkatan kadar gula darah karena berkurangnya kemampuan tubuh mengeluarkan insulin.

Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan komplikasi penyakit jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya.

Kabar baiknya, studi menyebut orang yang rajin minum kopi memiliki risiko diabetes tipe 2 lebih rendah ketimbang kalangan bukan peminum kopi.

5. Mencegah penyakit alzheimer dan parkinson

Orang tua berusia di atas 65 tahun berisiko terkena penyakit saraf degeneratif seperti alzheimer dan parkinson.

Penyakit tersebut belum ada obatnya.

Namun, penyakit saraf degeneratif ini dapat dicegah dengan menjaga pola makan sehat, rajin olahraga, dan minum kopi.

Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang rajin minum kopi memiliki risiko penyakit alzheimer lebih rendah 65 persen ketimbang bukan peminum kopi.

Studi lain juga mengungkapkan, orang yang rutin minum kopi memiliki risiko penyakit parkinson lebih rendah 32-60 persen daripada bukan peminum kopi.

6. Menjaga kesehatan hati

Manfaat minum kopi di pagi hari lainnya yakni membantu menjaga kesehatan hati.

Hati adalah organ yang menjalankan beragam peran vital bagi tubuh.

Sayangnya, banyak penyakit yang rentan menyerang hati, termasuk hepatitis, fatty liver, dll.

Penyakit hati kebanyakan disebabkan sirosis atau pertumbuhan jaringan parut di hati.

Menariknya, minum kopi maksimal empat gelas per hari dapat mencegah seseorang terkena sirosis. 

7. Membantu melawan depresi 

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Sebuah penelitian dari Harvard membuktikan, wanita yang minum empat cangkir kopi per hari memiliki risiko terkena depresi 20 persen lebih rendah ketimbang wanita bukan peminum kopi.

Penelitian lain juga membuktikan, orang yang rajin minum kopi cenderung tidak mengakhiri hidupnya karena depresi.

8. Menurunkan risiko kanker hati dan kolorektal

Potensi manfaat minum kopi di pagi hari lainnya yakni mencegah kanker hati dan kolorektal.

Kedua jenis kanker di atas merupakan termasuk ke dalam 10 besar penyebab kematian akibat kanker di seluruh dunia.

Kendati manfaat minum kopi di pagi hari sangat menjanjikan, Anda perlu cermat menikmati seduhan kahwa ini.

Melansir Inc, ahli menyarankan waktu minum kopi atau minuman berkafein disesuaikan dengam ritme sirkadian.

Ritme sirkadian adalah jam biologis yang mengatur kapan saat tidur, makan, sampai mengendalikan hormon stres (kortisol).

Waktu terbaik minum kopi di pagi hari adalah saat kadar kortisol sedang rendah.

Momentum ini tidak terjadi ketika Anda baru bangun tidur di pagi hari.

Sebagai contoh, orang yang bangun sekitar pukul 06.00 pagi, kadar kortisol baru turun selang dua sampai tiga jam kemudian, atau pukul 08.00-09.00 pagi.

Dengan mempertimbangkan patokan tersebut, Anda yang bangun pukul 06.00 pagi disarankan minum kopi saat level kortisol dalam tubuh sedang rendah, yakni pukul 09.30-11.30.

Tak hanya mempertimbangkan waktu terbaik minum kopi di pagi hari, pastikan Anda tidak minum kopi lebih dari empat cangkir per hari.

Selain itu, hindari tambahan sirup, gula, pemanis buatan, krim kocok, susu berlemak jenuh saat minum kopi. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Olahraga, Mana Lebih Baik? dan 8 Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari 

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/31/mana-lebih-baik-minum-kopi-sebelum-atau-sesudah-olahraga-berikut-ulasannya

LihatTutupKomentar