Hari ke 10, 310 Kantong Jenazah Berisi Body Part Korban Sriwijaya Air SJ-182 Berhasil Dievakuasi


Foto: Petugas Basarnas mengangkat kantong jenazah berisi objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari keenam Operasi SAR pesawat tersebut di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021). 

Tim SAR Gabungan berhasil mengumpulkan 310 kantong jenazah body part korban Sriwijaya Air SJ-182 selama sepuluh hari

Detik Kabar - Tim SAR Gabungan terus bekerja maksimal melakukan pencarian jasad penumpang dan kru pesawat Sriwijaya Air.

Pesawat naas ini tujuan Jakarta - Pontianak jatuh di laut Kepulauan Seribu seteleh empat menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta Sabtu pekan lalu.

Tim SAR Gabungan berhasil mengumpulkan 310 kantong jenazah body part korban Sriwijaya Air SJ-182 selama sepuluh hari operasi pencarian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan selama sepuluh hari proses evakuasi total sebanyak 55 potongan besar pesawat, 60 kantong serpihan pesawat, FDR, dan CVR Electronic Unit telah berhasil diangkat dari perairan Kepulauan Seribu.

"Sehingga total 310 kantong jenazah, 60 kantong kecil bagian pesawat, dan 55 potongan besar pesawat. Tentunya, selain FDR dan CVR electronic unit yang sudah ditemukan," kata Bagus di Posko JICT II Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (18/1/2021) sore.

Bagus mengatakan hasil evakuasi objek pencarian pada hari kesepuluh terbilang lebih sedikit karena terkendala cuaca buruk.

Namun demikian Tim SAR Gabungan masih tetap melaksanakan pencarian dengan semaksimal mungkin.
"Saya akan menginformasikan bahwa cuaca hari ini kurang bagus di lokasi pencarian, sehingga untuk hari ini kita baru mendapatkan dua kantong jenazah, dua kantong serpihan kecil badan pesawat, dan satu potongan besar bagian pesawat," kata Bagus.

29 Korban Sriwijaya Air SJ-182 teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 29 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Senin (18/1/2021).

Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko bahwa dari jumlah tersebut, pihaknya telah menyerahkan 15 jenazah yang sudah teridentifikasi kepada keluarga korban.

"Update teridentifikasi, kami telah melakukan identifikasi sebanyak 29 korban, dan 15 (jenazah,red) di antaranya sudah diserahkan ke keluarga," kata Hery saat konferensi pers dk RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/1/2021).

Sementara itu, Hery mengatakan, 14 jenazah lainnya belum diserahkan Tim DVI karena masih menunggu persetujuan pihak keluarga korban.

DVI Polri juga telah menerima 438 sampel DNA untuk mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Sampai hari ini, kami telah menerima sampel dan melakukan pemeriksaan sebanyak 438 sampel DNA," kata Hery.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tim DVI akan melakukan pencocokan data antemortem dan data posmortem.

"Baik itu antemortem ataupun postmortem," tambahnya.

Hery menyebut, pihaknya juga telah menerima 308 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 di RS Polri, Kramat Jati.

Hery menjelaskan, pengumpukan kantong jenazah ini untuk keperluan identifikasi korban.

"Kemudian update hari ini, kami telah menerima sebanyak 308 kantong (jenazah,red) dari fase 1 di Tanjung Priok," ucap Hery.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 310 Kantong Jenazah Berisi Body Part Korban Sriwijaya Air SJ-182 Sudah Berhasil Dievakuasi, 

LihatTutupKomentar