Ganjar Pranowo Kenang Syekh Ali Jaber Sebagai Ulama yang Memperkuat Kehidupan Beragama dan Bernegara


Foto: Ganjar Pranowo bersama Syekh Ali Jaber 

Detik Kabar - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian sosok pendakwah kondang Tanah Air yakni Syekh Ali Jaber.

Diketahui, Syekh kelahiran Madinah itu menghembuskan napas terakhirnya pada 08:30 WIB, di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Kabar duka itu sontak menyelemuti Tanah Air.

Beribu doa hingga ucapan duka terus mengalir untuk mengiringi kepergian sosok Syekh tersebut.

Ucapan doa juga turut datang dari Gubernur Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo.

Dalam unggahannya di akun Twitter, Ganjar Pranowo menyebut jika sosok Syekh merupakan orang yang sangat baik.

Ia pun bersedia menjadi saksi atas kebaikan Syekh kelahiran tahun 1976 itu.

Kehadiran dan kedatangan Syekh Ali Jaber ke Indonesia pun danggap sebagai memperkuat kehidupan beragama dan bernegara.

Semasa hidupnya, Ganjar Pranowo banyak mengambil pelajaran dan tauladan baik yang dicontohkan oleh almarhum Syekh Ali Jaber.

"Beliau orang baik. Saya bersaksi beliau orang yg sangat baik. Banyak pelajaran dan tauladan dari beliau yg memperkuat kehidupan beragama dan bernegara. Selamat jalan Syekh Ali Jaber. Insyaallah husnul khatimah." ungkap Gubernur Jawa Tengah dalam unggahannya Kamis, (14/1/2021).

Syekh Ali Jaber menghembuskan napas terakhirnya pada usia 44 tahun.

Almarhum dikenal juga menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi da'i dalam berbagai kajian di berbagai stasiun televisi nasional.

Meski dibarakan beberapa waktu lalu positif Covid-19, Syekh bernama lengkap Ali Saleh Mohammed Ali Jaber itu dinyatakan sudah dalam keadaan negatif Covid-19 sebelum meninggal dunia.

Melalui IG TV yang diunggah Ustaz Yusuf Mansur, ia menyebut jika Syekh Ali Jaber juga sempat kritis semalaman dan menggunakan ventilator selama 17 hari.

Tak lama setelah dikabarkan kritis oleh pihak rumah sakit, Ustaz Yusuf Mansur langsung meminta doa kepada para ulama, ustaz, ustazah maupun anak pesantren. 

Sosok Syekh Ali Jaber juga disebut-sebut sebagai da'i yang sangat ikhlas saat berdakwah dan menyebarkan ajaran Islam.

Bahkan, Sykeh Ali Jaber rela meninggalkan kota kelahirannya, Madinah dan mengurus kewarganegaraan Indonesia demi bisa berdakwah di Tanah Air.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, kita semua berduka, Indonesia berduka, Syekh Ali meninggak dunia jam 8. 30 pagi tadi berpulang di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta.

InsyaAllah beliau Syahid," ungkap Usaz Yusuf Mansur dalam video singkatnya.

Di media sosial, nama Syekh Ali Jaber menjadi trending topik Twitter dengan total 266 ribu cuitan.

Pengguna media sosial merasa terpukul atas kepergian sosok ulama kharismatik tersebut, mayoritas di antaranya mengucapkan belasungkawa dan mengirim doa kepada almarhum.

Sementara itu, di puncak Google trends, Syekh Ali Jaber juga menjadi topik pencarian populer Indonesia dengan total 2 juta searching. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/15/ganjar-pranowo-kenang-syekh-ali-jaber-sebagai-ulama-yang-memperkuat-kehidupan-beragama-dan-bernegara

LihatTutupKomentar