Ayah Menderita Sakit Kaki Memilih Tinggal di Masjid Selama 3 Tahun, Tak Mau Menyusahkan Anak-anaknya

Foto: Seorang ayah yang menderita sakit kaki memilih tinggal di masjid hampir tiga tahun, karena tak ingin menyusahkan anak-anaknya mengurus dirinya. (Instagram / hazemanhuzir)

Detik Kabar - Seorang ayah yang menderita sakit kaki memilih tinggal di masjid hampir tiga tahun, karena ia tak ingin anaknya susah mengurus dirinya.

Hal ini terungkap dalam postingan yang diunggah pengguna Instagram @hazemanhuzir, Kamis (14/1/2021).

Pengguna Instagram @hazemanhuzir atau bernama Hazeman Huzir, merupakan pengacara berkewarganegaraan Malaysia.

Ia pula merupakan pengguna medsos dari Malaysia.

Hazeman Huzir mengunggah video serupa dalam postingan TikTok @hazemanhuzir.

Ia bersama rekan-rekan berkunjung ke sebuah masjid untuk melihat kondisi seorang ayah yang diinformasikan telah tinggal hampir selama tiga tahun di masjid.

"Aku biarkan video saja yang berbicara, bersyukurlah dengan rezeki meski sekecil apapun.

Banyak yang terimbas karena adanya pembatasan semenjak pandemi.

Karena ramai yang ingin membantu pakcik ini, saya pun turut sedih, sehingga saya tidak ingin memggunakan akun ini untuk project membantu, takut uangnya saya pegang.

Tim relawan dari @kitafund akan mencarikan tempat tinggal untuk sementara waktu pada pakcik ini di areal berdekatan, tunggu informasi lanjutan," tulisnya dalam postingan itu.

Dalam video, Hazeman turut menjelaskan sebab ayah ini yang telah memiliki anak memilih tinggal di masjid daripada bersama anak-anaknya.

"Saya mendapat informasi dari teman bahwa ada seorang pakcik yang tinggal di masjid di Shah Alam selama hampir 3 tahun.

Ingin minta tolong pada orang Shah Alam pun tidak bisa karena tidak bisa keluar rumah (pembatasan aktivitas karena pandemi).

Pak cik ini berjualan, tapi karena ada PKP (pembatasan aktivitas karena pandemi) ia tidak bisa berjualan.

Dan terkadang kakinya sakit dan tidak bisa berdiri maupun berjalan.

Karena tidak ada tempat tinggal, pakcik ini hanya duduk di masjid selama ini dan memilih untuk tidak menyusahkan anak-anaknya.

Team mendapatkan solusi, namun tidak bisa berbuat banyak karena ada pembatasan aktivitas, tidak boleh keluar dari rumah," tambahnya dalam video itu. 

Seorang ayah memilih tinggal di masjid hampir selama 3 tahun karena tidak ingin menyusahkan anak-anaknya.

Meski dalam keadaan tidak sehat dan tidak bisa berjalan maupun berdiri dalam waktu lama, ia tetap memilih tinggal di masjid.

Sebelumnya ia berjualan, namun karena adanya pembatasan aktivitas di Malaysia tepatnya di Shah Alam, membuat warga tidak diizinkan untuk keluar dari rumah.

Akibat tidak memiliki tempat tinggal, pria tersebut hanya duduk berdiam diri dalam masjid.

Hazeman dan rekan-rekan mendapat solusi setelah bertemu dengan pria tersebut.

Seperti memberikan tempat tinggal sementara dan sebagainya.

Namun, hal demikian juga agak sulit dilakukan, sebab adanya pembatasan di Shah Alam.

Sehingga, warga tidak bisa keluar dari rumahnya masing-masing.

Memang tidak dijelaskan secara rinci mengapa pria tersebut memilih tidak tinggal bersama anak-anaknya. 

Hazeman hanya terfokus untuk membantu pria sekaligus seorang ayah mendapatkan tinggal sementara, agar tidak tinggal di masjid lagi. 

Agar bisa memaksimalkan beristirahat, apalagi kondisi pembatasan aktivitas yang sedang berlangsung di Malaysia. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/15/ayah-menderita-sakit-kaki-memilih-tinggal-di-masjid-selama-3-tahun-tak-mau-menyusahkan-anak-anaknya

LihatTutupKomentar