Viral Kisah Haru Keluarga Angkat Gantikan Orangtua Kandung Hadiri Wisuda
Foto: Momen haru wisudawan didampingi orangtua angkatnya. (Foto: Dok. Mstar)

Detik Kabar, Jakarta - Momen wisuda biasanya akan dihadiri oleh kedua orangtua yang ikut merasa bangga atas hasil perjuangan sang anak selama kuliah. Namun, pria di Malaysia ini mendadak menjadi perhatian warganet karena saat ia wisuda malah orangtua angkatnya yang datang untuk memberikan dukungan.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Pria dengan nama lengkap Mohamad Ridzuan Che Mohamad Zin ini menceritakan kepada Mstar, keluarga angkatnya yang berasal dari India memberikannya dukungan saat dia wisuda. Ia merupakan lulusan Diploma Teknik Mesin dari Politeknik Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah di Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Kedua orangtua kandung Ridzan tidak bisa hadir pada hari wisudanya karena faktor kesehatan. Selain itu jarak perjalanan yang cukup jauh antara rumahnya di Kelantan dengan kampusnya di Selangor, sehingga dak memungkinkan untuk mereka hadir.

"Ibu dan bapak memang sedang tidak sehat, rumah juga jaraknya jauh untuk menuju ke Shah Alam, Malaysia. Jadi saya sudah tahu lebih awal bahwa orangtua saya tidak bisa hadir," ucap pria 36 tahun itu kepada Mstar.

Saat merasa sedih karena orangtuanya tak bisa hadir, iba-tiba secara tak disangka, sekitar satu minggu menjelang wisuda, Ridzuan mendapat kabar dari keluarga angkatnya. Keluarga angkatnya yang keturunan India menyampaikan bahwa mereka bisa datang saat wisudanya.

"Saat itu saya betul-betul terkejut dan juga terharu. Keluarga angkat saya dari Seberang Perai, Pulau Pinang, Malaysia bisa datang dan berjumpa dengan saya. Seperti tidak percaya mereka bisa datang. Dalam hati terasa ingin menangis, tapi menangis gembira dan sangat terharu," kenang anak kedua dari enam bersaudara itu.

Ridzan yang lahir di Gua Musang, Kelantan, Malaysia itu mengungkapkan bagaimana perkenalannya dengan ayah angkatnya, yaitu S. Ganesan (60 tahun). Pria tersebut sudah mempunyai tiga orang anak. Mereka berkenalan ketika dia sedang melakukan pelatihan kerja di Pulau Mutiara, Malaysia 13 tahun silam.

"Ketika itu saya baru bekerja dan bapak Ganesan yang menjadi senior saya dan banyak membantu dalam melatih saya. Hubungan kami sangat akrab seperti keluarga angkat. Termasuk istri dan anak-anaknya. Keluarga saya dan dia juga sudah saling bertemu,"ujarnya.

Ridzuan yang telah berumah tangga itu pun merasa kagum dengan kepribadian keluarga Ganesan yang ramah, baik dan juga menghormatinya sebagai muslim meskipun mereka berbeda keyakinan. "Saya pernah menginap di rumah mereka dan mereka sampai menyediakan sajadah untuk saya bisa salat. Ketika di bulan Ramadhan, mereka membangunkan saya untuk sahur, masak dan makan bersama. Begitu pula waktu berbuka puasa," ucapnya haru.

Pria yang kini bekerja sebagai operator pusat di Keretapi Tanah Melalu Bhd (KTMB) itu mengaku juga sering berkunjung ke rumah keluarga angkatnya setiap kali ada perayaan Deepawali (Diwali) bagi umat Hindu. Dia pun tak lupa memakai pakaian tradisional masyarakat India, Jippa.

"Selama 13 tahun kamim, 12 kali saya datang pakai baju Jippa yang baru ketika Deepawali, kecuali tahun ini karena pandemi COVID-19. Saya bersyukur sudah kenal dengan keluarga Ganesan. Bagi saya semuanya bisa harmonis dan damai ketika kita saling menghormati budaya dan agama satu sama lain," pungkasnya.

Sumber: https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-5298414/viral-kisah-haru-keluarga-angkat-gantikan-orangtua-kandung-hadiri-wisuda?tag_from=wpm_nhl_2

LihatTutupKomentar