Tega! Mahasiswa Ini 'Prank' Pesan 100 Chicken Rice Lalu Tak Bayar

Foto: World of Buzz

Detik Kabar, Jakarta - Prank atau aksi menjahili sering kali keterlaluan. Seperti mahasiswa ini yang menjahili ayah temannya dengan pesan 100 chicken rice tanpa bayar.

Prank atau lelucon merupakan perbuatan jahil yang dilakukan seseorang terhadap orang lain. Aksi ini biasanya dilakukan hanya untuk 'lucu-lucuan', tapi faktanya ada juga prank yang kelewatan batas.

Jenis prank ini bisa menyakiti, membahayakan, atau bahkan merugikan orang lain. Seperti yang baru saja terungkap di sebuah forum Facebook.

Dikutip dari World of Buzz (8/12), netizen yang identitasnya anonim membuat pengakuan mengejutkan di laman UTAR Confession 2017/18.

Netizen ini merupakan mahasiswa di Universitas Tunku Abdul Rahman (UTAR), Perak, Malaysia. Awalnya ia menumpahkan kekesalan soal salah satu teman kuliahnya.

Ia bilang temannya ini tukang pamer. "Dia pikir dia kelihatan keren karena mengendarai mobil Honda City. Dia dengan sengaja bermain-main dengan kunci mobilnya selama di kelas. Semua orang di sekitarnya tahu dia anak orang kaya. Ini begitu menyebalkan," kata netizen ini.

Suatu hari netizen ini dan teman-teman sekelasnya merasa bosan. Mereka lalu mencari tahu dari mana sumber kekayaan temannya ini via Facebook.

Rupanya ayah temannya ini adalah penjual chicken rice terkenal. Teman-teman mereka bahkan sering makan chicken rice ini dan bantu mempromosikan menunya di Facebook.

Kemudian netizen ini punya pikiran jahil. Ia niat prank temannya yang suka pamer ini. Tujuannya adalah untuk memberi pelajaran karena sudah sering kali pamer hingga membuat ia dan teman-temannya muak.

"Saya beli nomor HP (kartu SIM) baru dan WhatsApp gerai chicken rice ayahnya untuk beli 100 paket chicken rice," ujar netizen ini.

Ia sadar bahwa dirinya harus punya alasan kuat untuk menolak bayar di awal atau sekadar memberi uang muka karena niatnya hanya prank.

Netizen itu mengatakan, "Saya bilang saya asisten pejabat pemerintahan di salah satu wilayah Malaysia dan bilang kalau kami ingin membagikan chicken rice itu pada orang miskin."

Rupanya admin gerai chicken rice percaya bualan netizen itu. Netizen bahkan minta pesanannya siap dua hari kemudian.

"Haha, saya membuang kartu SIM ke tempat sampah setelah itu," ujar si netizen. Ia sengaja kabur tak bayar karena merasa tujuannya prank teman tukang pamer telah berhasil.

Netizen ini kemudian memantau reaksi temannya di Facebook. Rupanya temannya ini mengunggah status soal pesanan fiktif ini.

Ia mengatakan ada seorang pelanggan idiot yang prank usaha chicken rice keluarganya. Ia bilang gegara prank ini, keluarganya kehilangan pemasukan seminggu penuh.

"Saya tertawa terpingkal-pingkal. Mereka berakhir memberikan chicken rice itu ke anak yatim dan panti jompo," kata si netizen itu.

Ia seperti tak merasa bersalah. "Saya membantu dia melakukan amal. Dia begitu sombong. Saya berharap dia tidak jadi sombong di masa depan," tuturnya.

Unggahan di Facebook ini ternyata jadi viral. Banyak netizen lain memberikan komentar, namun kebanyakan negatif.

Mereka menyayangkan aksi prank yang keterlaluan ini hingga merugikan orang lain. Salah satunya berharap agar pelaku diproses polisi. 

Sumber: https://food.detik.com/info-kuliner/d-5287905/tega-mahasiswa-ini-prank-pesan-100-chicken-rice-lalu-tak-bayar?tag_from=wpm_nhl_17

LihatTutupKomentar