Pengurus Masjid Heran, Setiap Jumat Ada Uang Sekitar Rp 350 Ribu Dibalut 1 Ringgit dalam Kotak Amal
Foto: Ilustrasi - Panitia masjid menghitung uang dari kotak amal. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Detik Kabar – Pengurus masjid dibuat heran ketika menghitung uang kotak amal setelah pelaksanaan shalat Jumat. 

Pasalnya, dalam kotak amal tersebut terdapat uang senilai 100 Ringgit (sekitar Rp 350 ribu) dalam lipatan 1 Ringgit  (Rp 3.500) setiap Jumat.

Sejatinya, masjid tidak hanya diperuntukan bagi kaum muslim untuk menunaikan sholat atau menjadi pusat kegiatan keagamaan.

Tetapi masjid juga menjadi sarana bagi umat muslim untuk menyalurkan sedikit hartanya.

Sedekah yang ditambah dengan keikhlasan akan semakin penyejuk hati saat kita menempatkan sedikit harta kita dalam kotak amal di masjid.

Biasanya isi kotak amal akan langsung dihitung setelah pelaksanaan shalat Jumat usai.

Kotak amal akan dikumpulkan, kemudian dibuka dan dilakukan penghitungan oleh pengurus masjid.

Namun, ada cerita unik dibalik pengitungan kotak amal masjid.

Melansir dari mStar, Rabu (23/12/2020), seorang anak dari mantan pengurus masjid di Besut, Terengganu, Malaysia berbagi pengalaman unik saat membantu ayahnya bersama pengurus lainnya menghitung uang dari dalam kotak amal setiap hari Jumat.

Namun, remaja dikenal dengan nama Aidil itu menuturkan, di antara tumpukan uang kertas sumbangan jamaah, ada sesuatu yang menarik perhatiannya.

“Setiap hari Jumat, saya akan menghitung uang sumbangan masjid di kampung saya. Hampir setiap minggu, saya akan menemukan uang kertas 100 Ringgit  yang dilipat dalam uang kertas gulung 1 Ringgit,” katanya kepada mStar.

“Penyumbang selalu menggunakan uang kertas lama 1 Ringgit, mungkin karena gampang digulung. Hampir setiap hari Jumat akan ada segulung uang kertas 1 Ringgit , "sambungnya.

Aidil menambahkan bahwa kotak amal selalu ditempatkan di pintu masuk dan di ujung shaf sholat setiap pelaksanaan Jumat.

Remaja yang berusia 17 tahun yakin gulungan pecahan 1 Ringgit lama yang diselipkan uang 100 Ringgit di dalamnya adalah sumbangan dari orang yang sama.

“Bapak saya ditunjuk sebagai bendahara masjid sejak awal tahun 2020 dan sampai bulan ini (Desember) masih ada gulungan uang 1 Ringgit lama yang diselipkan 100 Ringgit” ujar Aidil.

“Itu bikin saya heran, dan ternyata menurut panitia masjid lain itu adalah hal yang lumrah, dan mereka sudah menyadarinya sejak tahun lalu, ” imbuhnya.

Meski pandemi Covid-19 melanda seluruh belahan dunia dan aspek kehidupan sosial ekonomi masyrakat, menurutnya hal itu bukan menjadi halangan untuk bagi penyumbang misterius tersebut.

“Ketika tidak menemukan ada uang lama yang digulung di dalam kotak amal, kami terkejut. Hingga kami khawatir penyumbang jatuh karena tidak ke masjid lagi,” ungkap Aidil.

Namun, anak keempat dari lima bersaudara itu tidak bisa menebak orang di balik sumbangan itu yang begitu konsisten menyumbang setiap Jumat.

Aidil mengatakan bahwa penyumbang misterius itu melakukan hal tersebut mungkin tidak ingin jamaah lain menilai uang yang ia sumbangkan.

 “Kalau dimasukkan 100 Ringgit, kemudian jamaah lain bisa lihat dikhawatirkan menimbulkan riya. Jadi lebih baik tersembunyi dalam gulungan 1 ringgit” katanya.

Selain menimbulkan pertanyaan tentang sosok penyumbang misterius itu, ketidakhadirannya ke masjid pada saat Shalat Jumat juga membuat pengurus masjid gelisah.

“Hampir setiap Jumat bisanya ada gulungan 1 Ringgit. Tapi kali tidak ada uang yang bergulung lagi,” ungkap Aidil.

 “Bukan karena tidak ada uang 100 Ringgit, tapi khawatir tentang kondisi penyumbang yang mulia ini. Sampai kita khawatir dengan dia, apakah dia sakit sehingga menyebabkan dia tidak bisa pergi di masjid,” tambahnya.

“Mungkin dia juga shalat Jumat di masjid lain atau ada urusan pekerjaan. Sama seperti jamaah lain, kita berharap penyumbang misterius ini diberi kesehatan. Terima kasih atas kontribusi orang itu ke masjid ini, " pungkas Aidil. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2020/12/23/pengurus-masjid-heran-setiap-jumat-ada-uang-sekitar-rp-350-ribu-dibalut-1-ringgit-dalam-kotak-amal

LihatTutupKomentar