Miliader Termuda Indonesia dan Malaysia Tajir Mana, Intip Hartanya

Foto: Ilustrasi orang kaya. (U-Report)

Detik Kabar – Daftar miliader di dunia selalu menjadi sorotan publik setiap tahunnya. Tidak hanya harta kekayaan yang dimiliki tapi juga, berapa usia mereka saat masuk ke daftar tersebut.

Perubahan generasi dalam daftar miliader dunia lazim terjadi. Ada yang karena usahanya melejit, ada pula yang terlahir jadi miliader alias meneruskan bisnis keluarga.

Di Indonesia, sejumlah miliader muda pun sudah mulai menjamur dengan harta kekayaan yang tidak sedikit. Bagaimana jika dibandingkan dengan di negara tetangga, seperti yang serumpun yaitu Malaysia misalnya.

Uniknya, Indonesia dan Malaysia memiliki miliader termuda yang usianya sama-sama 44 tahun. Dilansir dari Forbes, Rabu 16 Desember 2020, intip bisnis dan harta miliader termuda di kedua negara itu.

Miliader termuda di Indonesia adalah Ciliandra Fangiono. Chief Executive Officer (CEO) First Resources ini masuk daftar orang terkaya RI pada 2020. Perusahaan sawit sumber kekayaannya itu sahamnya tercatat di Singapura.

Secara singkat, First Resources adalah salah satu produsen minyak sawit terkemuka di Asia Tenggara. Perusahaan itu mengelola lebih dari 200 ribu hektare perkebunan kelapa sawit di provinsi Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat Indonesia.

Ciliandra menempati posisi ke-30 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Adapun total nilai kekayaannya mencapai US$1,05 miliar atau setara dengan Rp14,87 triliun. 

Perusahaan tersebut didirikan oleh ayahnya, Martias, lebih dari dua dekade yang lalu. Kini, keluarga Fangiono pun memegang mayoritas saham perusahaan dan perusahaan dipegang kendali oleh Ciliandra.

Sementara itu, miliader termuda di Malaysia adalah Loh Kian Chong. Orang terkaya ke 39 di Malaysia ini memiliki harta US$335 juta atau Rp4,73 triliun.

Sama-sama berusia 44 tahun, Kian Chong adalah Pimpinan eksekutif Oriental Holding. Konflomerasi tersebut memiliki berbagai macam bidang bisnis. Antara lain perhotelan, perkebunan kelapa sawit dan bidang kesehatan. 

Kakek Kian Chong membangun holding itu sebelum perang dunia II. Kini porfolio bisnisnya, seperti bidang perhotelan, telah menyebar di seluruh dunia. Antara lain, Singapura, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Inggris.

Grup ini dalam waktu dekat pun berencana memasuki bisnis ritel apotek dengan anak perusahaan baru bernama Star life Pharma. 

Sumber: https://www.viva.co.id/showbiz/gosip/1331906-cinta-laura-kecewa-pada-presenter-tv-kenapa

LihatTutupKomentar