Kesal Uang Kembalian Minuman Keras Dibelikan Rokok, Pemabuk Tikam Teman Pakai Badik Hingga Tewas

Foto: Ilustrasi pembunuhan.

Detik Kabar, JAKARTA - Polsek Tambora Jakarta Barat meringkus seorang pengangguran berinisial LG alias Cungko, warga Duta Bandara Permai Kosambi Tangerang, Banten.

Dia ditangkap karena menganiaya temannya bernama Andi (30) hingga tewas.

Penganiayaan dilakukan di Jalan Pintu Kecil Roa Malaka Tambora karena hal sepele.

"Pelaku kesal kepada korban. Saat menyuruh korban untuk membeli minuman keras (miras), namun oleh korban uang pelaku selain beli miras juga dibelikan rokok. Kemudian timbul cekcok hingga nyawa korban melayang akibat beberapa luka tusukan pada tubuh Andi," ungkap Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moh Faruk Rozi di Jakarta sebagaimana diberitakan Antaranews, Sabtu (26/12/2020).

Faruk mengungkapkan, awal kejadian itu pada Jumat (18/12/2020) sekira pukul 04.00 WIB di Jalan Pintu Kecil Roa Malaka.

Polisi mendapatkan laporan adanya mayat laki-laki yang diketahui dari identitas bernama Andi dalam keadaan tergeletak di jalan.

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi dari teman korban, Untung, yang berada di tempat kejadian bahwa LG menyebabkan Andi tewas.

Dari keterangan saksi, awalnya pelaku ribut dengan korban lalu terjadi cekcok.

Namun, saksi berusaha melerai dengan menyuruh korban lari.

Kemudian pelaku LG menganiaya korban dengan sebilah badik.

Melihat kejadian tersebut, saksi berusaha melerainya.

Akan tetapi, akibat keributan tersebut saksi juga mengalami luka yang diduga karena tusukan pisau di bagian dada oleh pelaku.

"Antara pelaku dan korban ini berteman. Saat itu, pelaku menyuruh korban untuk membeli miras, namun oleh korban selain beli miras juga dibelikan rokok, kemudian timbul cekcok hingga akhirnya korban tewas dengan luka tusukan," ungkap Faruk.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin menambahkan, setelah kejadian dan meminta keterangan dari saksi, pihaknya mengejar pelaku.

Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Hayam Wuruk Tamansari, Jakarta Barat pada Minggu (20/12/2020).

"Saat hendak diamankan, pelaku berupaya kabur dengan melompat dari jembatan penyeberangan. Tapi, berkat kecekatan anggota kami di lapangan pelaku berhasil diamankan," kata Suparmin.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah badik bergagang besi.

Tersangka dikenakan pasal 351 KUHP.

Bunuh Teman Gara-gara Kalah Main Game

Entah apa yang ada dipikiran seorang bocah hingga tega menghabisi nyawa temannya sendiri.

Penyebabnya diduga karena hal sepele, lantaran pelaku kalah main game dengan bocah peremuan teman bermainnya.

Pelaku yang usianya setara dengan anak SD ini membunuh teman yang menemaninya bermain setiap hari.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia nekat membunuh teman bermainnya itu karena tidak terima kalah main game.

Tak hanya itu, pekaku juga diduga kesal karena tikus putih peliharaannya dibunuh korban.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di kota Indore Madhya Pradesh, India, Senin (7/9/2020).

Bocah perempuan itu ditemukan sudah menjadi mayat oleh orangtuanya sendiri.

“Sesuai penyelidikan awal, korban keluar dari flatnya untuk mengambil bunga di dekat situ sore ini.
Ketika dia tidak kembali, ayahnya keluar dan melihat jasad putrinya. Kepalanya pecah, ” kata Wakil Inspektur Jenderal (DIG) Kepolisian Indore, Harinarayanchari Mishra seperti dilansir Hindustan Times.

Aparat kepolisian setempat melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian sang gadis kecil tersebut.

Polisi pun memeriksa rekaman CCTV disekitar lokasi kejadian.

Polisi juga mencari keterangan sejumlah saksi hingga akhirnya diketahui siapa yang telah membunuh korban.

“Bocah itu ditahan setelah polisi memeriksa beberapa anak di daerah itu dan memeriksa rekaman CCTV apartemen itu.

Gadis itu terakhir kali terlihat bersamanya.

Seorang bocah laki-laki lain mengaku melihat pelaku dengan noda darah di tangan dan pakaiannya.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku melakukan kejahatan, ” kata Mishra.

Bocah kecil yang membunuh teman bermainnya memberikan pengakuan kepada polisi.

“Bocah laki-laki itu mengaku pada polisi bahwa korban adalah temannya, tetapi sering membuatnya marah.

Korban mengalahkannya bermain game di ponsel mereka dan permainan lainnya.

Beberapa hari yang lalu, korban membunuh tikus putih peliharaan pelaku.

Ini membuatnya marah dan dia membunuh gadis itu untuk membalas dendam padanya, ” tambah Mishra.

Kakak perempuan korban mengaku tak percaya jika bocah kecil itu membunuh adiknya seorang diri.

Pihak keluarga menduga ada orang dewasa yang membantu bocah kecil itu untuk membunuh korban.

“Kami tidak percaya bahwa bocah laki-laki itu membunuh adik perempuan saya karena masalah sepele seperti kekalahan dalam permainan dan pembunuhan tikus peliharaan.

Polisi harus menyelidiki pembunuhan itu dengan serius karena mungkin ada keterlibatan orang dewasa juga dalam kejahatan itu," kata kakak korban.(*)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/amp/2020/12/26/kesal-uang-kembalian-minuman-keras-dibelikan-rokok-pemabuk-tikam-teman-pakai-badik-hingga-tewas

LihatTutupKomentar