Berawal Perkelahian Anak-anak, Remaja Ini Tikam Pedagang Ayam Hingga Tewas
Foto: Ilustrasi. (Sriwijaya Post)

Detik Kabar - Berawal perkelahian anak-anak, kasus penikaman berujung maut pun terjadi. 

Pelaku masih remaja berinisial R (17) telah berhasil diringkus aparat kepolisian, Rabu (30/12/2020).

R ditangkap atas dugaan penikaman dengan senjata tajam jenis pisau yang berujung tewasnya Djonidi, seorang pedagang ayam di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kasat Reskrim Polres Mempawah AKP Muhammad Resky Rizal, mengatakan terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan penyidik dan dijerat dengan Pasal 351 juntco Pasal 338 juntco Pasal 349 KUHP tentang Penganiayaan yang Berujung Meninggal Dunia.

“Terduga pelaku masih di bawah umur. Sekarang masih kita periksa untuk memperdalam motivasinya,” kata Rizal saat dihubungi Kompas.com, Kamis (31/12/2020).

Rizal menerangkan, kasus tersebut terjadi Rabu siang, pukul 13.00 WIB di dekat rumah kontrakan korban, Jalan Pancasila, Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah.

Saat itu, dua anak terlibat perkelahiaan. Satu anak korban dan satunya adik tersangka R.

“Kemudian korban mendatangi tersangka R sambil teriak-teriak menanyakan di mana bapaknya.

Sempat terjadi saling dorong antara korban dan R. Sampai bapak tersangka datang dan menyuruh tersangka R pulang,” ujar Rizal.

Ternyata keributan antardua keluarga tersebut belum selesai. Setelah R pulang, korban dan bapak tersangka R kembali terlibat perkelahian.

Tak lama kemudian,R kembali datang membawa pisau dan langsung menikam korban tepat di bagian dada.

“Korban mengalami luka akibat tikam dan langsung roboh di tempat. Korban sempat dibawa ke Puskesmas, namun meninggal di dalam perjalanan,” tutup Rizal. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Remaja Tikam Pedagang Ayam hingga Tewas, Berawal dari Perkelahian Anak Korban dan Adik Pelaku

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2020/12/31/berawal-perkelahian-anak-anak-remaja-ini-tikam-pedagang-ayam-hingga-tewas

LihatTutupKomentar